<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153</id><updated>2012-02-02T08:01:02.587-08:00</updated><category term='Biografi Tokoh'/><title type='text'>YUNIAR KUSTANTO</title><subtitle type='html'>memulai dengan narasi ...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-8218285302264668294</id><published>2011-02-03T07:59:00.000-08:00</published><updated>2011-02-03T08:30:55.343-08:00</updated><title type='text'>Ternyata ada Amerka di balik Rusuhnya Mesir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/TUrYNL3oWuI/AAAAAAAAAFE/3zdCRaCiQWo/s1600/images%2B%25281%2529.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/TUrYNL3oWuI/AAAAAAAAAFE/3zdCRaCiQWo/s320/images%2B%25281%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569501610233060066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/TUrXypa9U_I/AAAAAAAAAE8/DjuK32_TJiE/s1600/unduhan"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/TUrXypa9U_I/AAAAAAAAAE8/DjuK32_TJiE/s320/unduhan" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569501154309395442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Malam itu pukul 23.10 WIB tak seperti malam – malam biasanya. Aku sempatkan malam itu untuk hotspotan di ruang PKM Unnes. Isu Mesir bergolak membuat pikiranku cukup terganggu. Ku buka akun google, dan pada jendela mesin pencari itu aku menulis tema MESIR ( cukup singkat pikirku), ada sekitar Sekitar 5.250.000 hasil per 0,07 detik, ternyata cukup banyak juga ya… ada tema menarik di baris ketiga dari atas yang posting oleh international.okezone.com. postingan itu berjudul Amerika Berada di Belakang Revolusi Mesir. Penasaran aku dibuatnya, langsung aku klik saja jendela itu. Dan isinya kurang lebih begini :&lt;br /&gt;KAIRO - Terjawab sudah siapa yang berada di balik revolusi yang &lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;bertujuan menggulingkan Presiden Mesir Hosni Mubarak. Pihak itu tak lain dan tak bukan adalah Amerika Serikat (AS).  Skenario itu telah disusun Washington dengan bertema “perubahan rezim” selama tiga tahun terakhir. Skenario itu sangat matang hingga meledak setelah kesuksesan Revolusi Melati yang menggulingkan Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben Ali. &lt;br /&gt;Harian Daily Telegraph terbitan Inggris menyebutkan, AS diam-diam mendukung para pemimpin gerakan revolusi Mesir. Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Kairo pernah membantu seorang anak muda anti-pemerintah untuk menghadiri konferensi para aktivis AS.&lt;br /&gt;Nama pemuda itu dirahasiakan agar tidak diketahui polisi Mesir.Kemudian,saat datang ke Kairo pada Desember 2008,aktivis itu menuturkan bahwa para diplomat AS menggaet kelompok oposisi untuk merencanakan skenario menggulingkan Presiden Mubarak dan membentuk pemerintahan demokratik pada 2011. &lt;br /&gt;Aktivis tersebut kini telah ditangkap dalam kaitannya dengan demonstrasi yang merebak akhirakhir ini. &lt;br /&gt;Identitasnya tetap dilindungi Daily Telegraph. Sementara, data kabel rahasia diplomatik AS yang dirilis situs peretas WikiLeaks menunjukkan, pejabat Washington menekan pemerintah Mesir agar membebaskan para aktivis antipemerintah yang ditahan. &lt;br /&gt;Dalam data diplomatik disebutkan, pada 30 Desember 2008 Duta Besar AS untuk Mesir Margaret Scobey melaporkan bahwa kelompok oposisi sedang menyusun agenda rahasia “perubahan rezim” yang akan dilaksanakan sebelum pemilu, dan dijadwalkan pada September 2011. &lt;br /&gt;Memo yang dikirim Scobey dikirim ke Kementerian Luar Negeri AS di Washington itu bertanda “rahasia” dan berjudul “(Gerakan) 6 April, kunjungan aktivis ke AS dan perubahan rezim di Mesir”. &lt;br /&gt;Data kawat diplomatik juga menyebut bahwa para aktivis mengklaim mendapatkan dukungan dari kekuatan oposisi yang menyepakati rencana tidak tertulis untuk transisi menuju demokrasi parlementer. &lt;br /&gt;Mereka ingin mengubah konsep tataran pemerintahan Mesir dengan memperlemah kekuasaan presiden dan memperkuat perdana menteri dan parlemen. Rencananya, aksi itu akan dilaksanakan sebelum pemilu presiden 2011. Sumber kedutaan menyebutkan, rencana tersebut sangat sensitif dan tidak boleh ditulis. &lt;br /&gt;Bagaimanapun, dari dokumen tersebut menunjukkan para aktivis telah didekati para diplomat AS.Para aktivis juga mendapatkan dukungan besar atas kampanye pro-demokrasi dari para pejabat di Washington. &lt;br /&gt;Ya, aksi demonstrasi Mesir kali ini dikendalikan Gerakan Pemuda 6 April, sebuah kelompok di Facebook yang menarik generasi muda dan kelompok terdidik untuk menentang Mubarak. Kelompok ini beranggotakan 70.000 anggota dan menggunakan situs jejaring sosial untuk mengendalikan demonstrasi. &lt;br /&gt;Meski akhirnya Mubarak memutus semua jaringan komunikasi di negaranya. Mubarak kini menghadapi tantangan paling berat dalam pemerintahannya selama 31 tahun berkuasa. &lt;br /&gt;Sebagai sekutu utama, posisi AS pun serbasulit.Tetapi,AS tetap memainkan standar ganda untuk menutupi skenario revolusi. Itu terbukti ketika Obama berkomentar pada pekan lalu mengenai Mesir. &lt;br /&gt;Presiden AS Barack Obama dalam reaksi atas demonstrasi di Mesir, menyatakan, “Kekerasan bukanlah jawaban dalam penyelesaian permasalahan di Mesir.” Dia juga menegaskan agar Mubarak menempuh langkah reformasi politik. Bisa dibilang, investasi AS untuk Mesir sangatlah banyak.&lt;br /&gt;Salah satunya adalah militer. AS juga dalam kondisi khawatir karena memikirkan apakah militer Mesir akan berpihak ke Washington atau tidak. Sedikitnya USD1,3 miliar bantuan AS dikucurkan untuk militer Mesir pada 2010.Bantuan untuk pasukan huru-hara dan polisi Mesir berjumlah sekitar USD1 juta. &lt;br /&gt;“Hubungan dengan militer merupakan suatu hal yang sangat keramat. Militer merupakan elemen penting dalam hubungan dua negara,”ujar Jon Alterman,peneliti di Pusat Kajian Strategi dan Internasional. Washington telah mengancam militer Mesir agar tidak bertindak keras terhadap demonstran. &lt;br /&gt;Suleiman, Masa Depan Mesir? &lt;br /&gt;Revolusi Mesir kini tidak lagi fokus terhadap penggulingan Mubarak.Rakyat Mesir dan dunia internasional mengarahkan perhatiannya terhadap Omar Suleiman. Siapa dia? Suleiman telah dipilih menjadi Wakil Presiden Mesir.Dia pernah menyelamatkan Mubarak ketika diserang teroris di Etiopia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penunjukan Suleiman sebagai wakil presiden pada Sabtu 29 Januari lalu merupakan sinyal bahwa dialah calon pemimpin masa depan Mesir yang direstui Mubarak. &lt;br /&gt;Kedekatan Suleiman dengan militer dan dikenal sebagai pemecah masalah adalah harapan bagi Mubarak yang ingin mempertahankan kekuasaan. Kedua orang tersebut merupakan sahabat lama dan sama-sama dekat dengan Washington. &lt;br /&gt;Para pejabat AS memandang Suleiman sebagai pemimpin transisi nantinya, setelah Mubarak. &lt;br /&gt;Dengan dukungan Ahmed Shafiq, 69, yang ditunjuk sebagai perdana menteri, ditambah dengan Hussein Tantawi yang tetap menjabat panglima militer, maka posisi Suleiman semakin kuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Presiden (Mubarak) memilih seorang pria yang dia percaya ketika dia (Mubarak) sedang digoyang,” ujar Mahmud Shokry, mantan duta besar untuk Suriah dan teman dekat Suleiman,kepada The NewYork Times.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada keraguan bahwa presiden tidak mengetahui apa yang akan terjadi nanti.” Suleiman, mantan jenderal, menjadi kandidat pemimpin Mesir yang telah diskenariokan kubu Mubarak dan militer. &lt;br /&gt;Jika Suleiman tetap maju,maka publik akan marah karena itu tidak dikehendaki oleh rakyat Mesir.Jika Suleiman jadi presiden, maka demokrasi otoriter dengan dukungan militer akan terus berlanjut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia (Suleiman) merupakan orang yang keras dan kuat dengan orientasi bisnis. Dia juga merupakan negosiator yang ulung,”ujar Emad Shahin, mantan dosen di American University di Kairo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Shahin, setelah aksi demonstrasi besar-besaran ini jelas sekali militer akan mengambil alih.Apalagi, sejarah telah membuktikan bahwa rakyat Mesir memang lebih menghormati militer. Itu disebabkan militer yang menyelamatkan Mesir ketika berperang melawan Israel pada 1967 dan 1973.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari Pemimpin Alternatif Mesir &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apakah Suleiman adalah orang yang dipandang Barat mampu menggantikan Mubarak? Jawabannya memang sangat sulit.Barat tidak memfavoritkan Suleiman sebagai pengganti Mubarak yang telah 30 tahun berkuasa meski wakil presiden baru itu tampaknya akan didukung AS. Telunjuk Barat sebenarnya lebih terarah pada Mohamed ElBaradei yang dielu-elukan Barat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia dianggap cocok menjadi pemimpin transisi bagi Mesir.Pergaulan yang luas membuat ElBaradei dihargai banyak pihak. Apalagi, dia merupakan seorang sekuler. ElBaradei menyerukan agar Ikhwanul Muslimin seharusnya menjadi partai politik dan bekerja sama dalam satu payung bersama Koalisi Nasional untuk Perubahan. (Koran SI/Koran SI/Koran SI/Koran SI/andika hm) &lt;br /&gt;Begitu kurang lebih, semoga bisa menjadi renungan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-8218285302264668294?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/8218285302264668294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2011/02/ternyata-ada-amerka-di-balik-rusuhnya.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/8218285302264668294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/8218285302264668294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2011/02/ternyata-ada-amerka-di-balik-rusuhnya.html' title='Ternyata ada Amerka di balik Rusuhnya Mesir'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/TUrYNL3oWuI/AAAAAAAAAFE/3zdCRaCiQWo/s72-c/images%2B%25281%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-8996837952339345709</id><published>2011-01-25T20:19:00.000-08:00</published><updated>2011-01-25T20:22:42.448-08:00</updated><title type='text'>Carica, Pepaya Khas Negeri di Atas Awan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/TT-hgu9nUYI/AAAAAAAAAEw/ixF6f4mov0A/s1600/carica%2Bwonosobo.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/TT-hgu9nUYI/AAAAAAAAAEw/ixF6f4mov0A/s320/carica%2Bwonosobo.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5566345248187568514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Carica adalah sejenis pepaya yang tumbuh di daerah pegunungan (dataran tinggi dieng), tanaman ini termasuk jenis terna raksasa dan tidak membentuk jaringan kayu (Lignin). Tinggi pohon carica dapat mencapai 11 meter dengan kayu bercabang, buahnya berbentuk seperti rudal dengan lima sudut memanjang dari pangkal ke ujung. Panjang buah carica mencapai 7-15 cm dan lebar diameter sekitar 3-8 cm. Buah carica ini masuk dalam keluarga pepaya. Nama latin buah carica ini adalah Carica Pubescens atau Carica Candamarcensis, atau kadang dikenal sebagai Mountain Papaya, atau di antara penduduk setempat dikenal sebagai gandul Dieng. Bedanya, jika pepaya biasa lebih dikenal sebagai tumbuhan tropis yang memerlukan banyak panas dan matahari, maka carica termasuk keluarga pepaya yang hanya bisa tumbuh di tempat tinggi, memerlukan temperatur yang cukup dingin, dan banyak hujan. Kondisi tersebut sangat cocok dengan iklim Dataran Tinggi Dieng di Wonosobo. Dataran tinggi dieng adalah &lt;span class="fullpost"&gt;wilayah vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa. Kawah-kawah kepundan banyak dijumpai di sana. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000m di atas permukaan laut. Suhu di Dieng sejuk mendekati dingin, berkisar 15—20 °C di siang hari dan 10 °C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus), suhu udara kadang-kadang dapat mencapai 0 °C di pagi hari. karena ketinggiannya pegunungan dieng sering di sebut negeri diatas awan.&lt;br /&gt;Tidak dapat diketahui secara pasti kapan pertama kali buah carica ditanam di pegunungan Dieng. Beberapa sepakat bahwa seorang ahli pertanian dari Australia yang membawa bibit tanaman itu ke Dieng. Beberapa lainnya berpendapat bahwa sebenarnya tanaman tersebut telah ada sejak berpuluh tahun yang lalu. Ada mitos bahwa buah carica berasal dari pohon pepaya milik salah satu warga yang dirubah oleh seorang wali yang menjelma menjadi pengemis akibat warga tersebut menolak memberikan buah pepayanya kepada wali tersebut. Tapi yang jelas, tanaman tersebut mulai dimanfaatkan sejak tahun 1980-an.&lt;br /&gt;Buah carica tidak bisa dimakan langsung, karena daging buahnya banyak mengandung getah, sehingga rasanya pahit dan menyebabkan gatal di tenggorokan. sehingga penduduk setempat menikmati buah ini dengan cara membelahnya menjadi dua dan mengambil bijinya untuk disesap. Karena rasanya yang manis, biji inilah yang nantinya akan dibuat sirup dan dapat memberikan rasa khas pada buah carica dalam sirup. kemudian buah carica di masak untuk dijadikan semacam manisan. Biasanya buah carica di kemas dalam wadah berbentuk gelas ataupun cup jelly. Rasa buah carica yang sudah diolah ini sangat manis, segar  dan kenyal. apalagi menikmati buah ini di tambah dengan es, emm nikmatnya…&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-8996837952339345709?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/8996837952339345709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2011/01/carica-pepaya-khas-negeri-di-atas-awan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/8996837952339345709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/8996837952339345709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2011/01/carica-pepaya-khas-negeri-di-atas-awan.html' title='Carica, Pepaya Khas Negeri di Atas Awan'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/TT-hgu9nUYI/AAAAAAAAAEw/ixF6f4mov0A/s72-c/carica%2Bwonosobo.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-1408454676526572779</id><published>2011-01-12T18:47:00.000-08:00</published><updated>2011-01-12T18:48:41.432-08:00</updated><title type='text'>Pemuda Soko Guru Perubahan</title><content type='html'>Soekarno pernah berkata: “Berikan aku sepuluh pemuda, akan kuubah dunia”.&lt;br /&gt;Sang visioner ini paham betul akan kekuatan yang mendarah daging dalam diri para pemuda. Pemuda adalah sokoguru perubahan. Hal yang sama juga diungkapkan Simon Frith, pemuda adalah salah satu strata kelas yang memiliki suatu identitas budaya tertentu dan merupakan satu model manusia unik dalam komunitas apapun sehingga ia terdeferensiasi (berbeda) dengan entitas lainnya, seperti anak kecil, dewasa hingga orangtua. Namun pemuda seperti apa yang kita harapkan di tengah kondisi bangsa Indonesia yang saat ini masih tidur lelap di atas akar rumput persoalan, seperti para pejabat yang suka mencuri harta rakyat, jaksa yang senang bermain mata dengan makelar suap, biaya pendidikan yang berpihak pada mereka yang berkantong tebal, ekonomi yang tidak pro rakyat, DPR yang tak lagi menjadi tempat rakyat mengadu nasib, reformasi yang tidak lagi menjadi bahasa bersama bagi perubahan yang diimpikan, dan yang jelas, mulut rakyat sudah tak bisa berbicara, karena sudah tak kuat bersuara. Mulut rakyat sudah berbusa, dan lidah pun sudah terkikis oleh asamnya keringat yang menjadi santapan makanan keseharian.&lt;br /&gt;Di tengah kondisi carut marut ini, mestinya pemuda menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat (intelektual organic) dan menemui titik produktivnya sebagai insan yang bertanggung jawab atas kondisi sosial kemasyarakatan yang terjadi. Dengan kata lain, tugas pemuda adalah menjelaskan secara sistematis struktur penindasan yang sedang terjadi di masyarakat.&lt;br /&gt;Sejarah mencatat, para pemuda pada zamannya telah banyak melakukan perubahan. Sebut saja pada tahun 1908, dengan gerakan pendidikannya, Budi Utomo telah menjadi tonggak awal sejarah pergerakan Indonesia menuju kemerdekaan. Berselang dua puluh tahun setelahnya, tepatnya 28 oktober tahun 1928, seluruh perkumpulan pemuda di nusantara berkumpul, guna mendeklarasikan persatuan nasional yang kemudian dikenal dengan Sumpah Pemuda. Puncaknya adalah ketika gemuruh revolusi 45 pecah dan melahirkan kemerdekaan bagi Ibu Pertiwi Indonesia. Pasca kemerdekaan bukan berarti istirahat dari tugas perjuangan. Para pemuda angkatan 1966 mendobrak tatanan lama dengan orde barunya. Bahkan, otorianisme rezim Soeharto yang telah bercokol selama 32 tahun pun berhasil ditumbangkan oleh pemuda Indonesia. Artinya, pemuda adalah aktor utama dalam sebuah film faktual yang berjudul: Pemuda sokoguru perubahan.&lt;br /&gt;Akan tetapi, sejarah keemasan tersebut hanya menjadi rekam jejak yang tidak bermakna, ketika tidak disikapi secara kritis dan bijak. Agar jejak langkah perjuangan para pemuda dapat diestapetkan, dan spirit peringatan hari sumpah pemuda bisa menembus tapal pembatas setiap teritorial masing-masing daerah yang ada di NKRI ini, ada beberapa hal yang patut menjadi renungan, dan pada akhirnya bisa menjadi obrolan politik ditingkatan para pemuda yakni, pertama, menempatkan sejarah sebagai analisa (kontektualisasi) atas persoalan yang menimpa bangsa Indonesia saat ini, kedua memanfaatkan ilmu pengetahuan sebagai counter terhadap persoalan-persoalan normativ yang saat ini belum menjadi satu model produksi masyarakat, ketiga menjadikan ideologi sebagai senjata word view, alat dealiktika, keyakinan dan harapan akan perubahan di hari yang akan datang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-1408454676526572779?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/1408454676526572779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2011/01/pemuda-soko-guru-perubahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/1408454676526572779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/1408454676526572779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2011/01/pemuda-soko-guru-perubahan.html' title='Pemuda Soko Guru Perubahan'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-7618263617109668834</id><published>2010-09-05T02:12:00.000-07:00</published><updated>2010-09-05T02:36:36.187-07:00</updated><title type='text'>Sayyid sabiq, Ulama modern terkemuka</title><content type='html'>Sayyid Sabiq lahir pada 1915 di Mesir dan meninggal pada Februari 2000. Beliau sudah hafal Al-Qur’an pada usia sembilan tahun. Mengenyam pendidikan di Universitas al-Azhar, Mesir dan Universitas Ummul Qura, Mekah, Arab Saudi, dan sempat mengajar di kedua universitas tersebut. Sayyid Sabiq dikenal sebagai seorang ahli fikih, salah satu disiplin dalam kajian studi Islam. Dan, karena fikih inilah, namanya begitu masyhur dan sangat berpengaruh di kalangan umat Islam kontemporer. Sayyid Sabiq dilahirkan di Mesir pada 1915 dan wafat pada 28 Februari 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, beliau juga dikenal sebagai salah satu tokoh gerakan Islam terbesar di dunia yang berbasis di Mesir, yaitu Ikhwanul Muslimin ini. Awal perkenalannya dengan Ikhwanul Muslimin terjadi ketika ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Al-Azhar di fakultas syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat bergabung dengan Ikhwanul Muslimin inilah Sayyid mulai menekuni dunia tulis-menulis. Tulisannya dimuat di berbagai majalah terbitan Mesir, termasuk majalah mingguan milik gerakan Ikhwanul Muslimin. Di majalah ini, ia menulis artikel ringkas mengenai fikih, tentang bab Thaharah (bersuci).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena keaktifannya dalam dakwah, tak heran jika pimpinan Ikhwanul Muslimin, Hasan al-Banna, mengangkat Sabiq sebagai salah satu orang kepercayaannya. Pada tahun 1948, ia bersama dengan anggota Ikhwanul Muslimin lainnya ikut serta dalam perang Palestina melawan Israel. Akibatnya, beliau dipenjara di bawah tanah pada 1949-1950. Setelah bebas, Sayyid Sabiq kembali ke Al-Azhar dan mendalami bidang dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, pada 1951, ia memutuskan bekerja di Kementerian Wakaf Mesir. Di kementerian ini, Sabiq menempati posisi puncak hingga menjadi wakil Kementerian Wakaf. Pada tahun 1964, Sabiq hijrah ke Yaman kemudian menetap di Arab Saudi. Di sini, ia mengajar mata kuliah Dakwah dan Ushuluddin di Universitas Ummul-Qura selama lebih dari 20 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyid Sabiq termasuk orang yang banyak mengembara untuk menyampaikan dakwah. Banyak negara yang dikunjunginya, termasuk Indonesia, Inggris, negara-negara bekas Uni Soviet, dan seluruh negara Arab. Aktivitas dakwah juga ia lakukan di lingkungan tempat tinggalnya, dengan mengadakan pengajian rutin di rumahnya, baik laki-laki maupun perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau meninggal dunia pada tanggal 28 Februari tahun 2000. Sepanjang hidupnya, Sayyid Sabiq banyak menerima penghargaan atas ketokohan dan keilmuan beliau. Antara lain, mendapatkan Piagam Penghargaan Mesir yang dianugerahkan oleh Presiden Mesir, Mohammad Husni Mobarak, pada 5 Maret 1988. Di tingkat regional, ia mendapat penghargaan Jaaizah al-Malik Faisal al-Alamiah pada tahun 1994 dari Kerajaan Arab Saudi atas usahanya menyebarkan dakwah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disadur dari : http://penerbitpena.co.id/index.php/buletin/50-sayyid-sabiq&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-7618263617109668834?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/7618263617109668834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/09/sayyid-sabiq-ulama-modern-terkemuka.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/7618263617109668834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/7618263617109668834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/09/sayyid-sabiq-ulama-modern-terkemuka.html' title='Sayyid sabiq, Ulama modern terkemuka'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-5132789732710287994</id><published>2010-05-26T05:44:00.000-07:00</published><updated>2010-05-26T05:47:17.020-07:00</updated><title type='text'>PEMILIHAN REKTOR UNNES DAN PELIBATAN CIVITAS AKADEMIKA</title><content type='html'>Sebentar lagi UNNES akan mengadakan hajatan besar berupa pemilihan rektor  periode 2010 – 2014 yang akan diadakan tanggal 3 Juni 2010 mendatang . Dengan berbekal pada PP no 17 tahun 2010 dan Permendiknas no 67 tahun 2008 serta Purek no. 6 tahun 2010  segala ubo rampe yang berkaitan dengan ritual empat tahunan ini mulai dipersiapkan. Langkah awal adalah Pembentukan Badan Pekerja Senat yang kemudian melakukan penyusunan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis pilrek 2010 . Konon katanya menurut Agus Wahyudin ( ketua BPS ) dalam rapat – rapat penyusunan draft peraturan ini diliputi perdebatan panjang namun sehat. Kemudian, Safari sosialisasi ke lembaga kemahasiswaan pun dilakukan, baleho besar berisi rundown  agenda pilrek terpampang megah di beberapa titik kampus, tidak ketinggalan spanduk bertuliskan “ sukseskan pilrek 2010 “ juga banyak terlihat di kampus. Dari persiapan yang dilakukan BPS tadi tentunya pemilihan rektor kali ini adalah hal yang serius dan sangat urgen.&lt;br /&gt;Keseriusan akan adanya pilrek ini hendaknya tidak hanya dirasakan oleh kaum elit birokrasi kampus semacam Senat Universitas ataupun Badan Pekerja Senat saja. Karena Pilrek adalah pemilihan pemimpin structural tertinggi Universitas yang didalamnya ada mahasiswa, dosen, karyawan, bahkan senat. Maka seluruh civitas akademika kampus seyogyanya ikut merasakan hiruk pikuk pemilihan rektor tersebut. Namun kenyataanya, sampai sekarang civitas akademika UNNES baik dosen, karyawan, maupun mahasiswa hanya bisa menjadi penonton di meja makan sendiri. Spanduk bertuliskan “ SUKSESKAN PEMILIHAN REKTOR 2010 – 2014 “ yang di pasang oleh Badan Pekerja Senat hanya menjadi pemanis semata. &lt;br /&gt;UNNES sebagai unversitas dari sekian banyak universitas di Indonesia seyogyanya dapat menjadi pelopor demokratisasi di kampus dengan pelibatan seluruh civitas akademika dalam pemilihan rektor ini. Sistem pemilihan saat ini yang hanya mengandalkan senat sebagai pemilih dengan dalih bahwa senat lebih berkompeten karena didalamnya terdapat profesor dan wakil dari fakultas dan jurusan karena di dalamnya terdapat wakil dari fakultas 3 orang nampaknya belum mampu merepresentasikan suara civitas akademika UNNES. Dengan adanya pola semacam itu membuktikan bahwa budaya orde baru masih berkembang di kampus. Padahal kampus adalah salah satu elemen penting penegak transformasi era orde baru ke era reformasi. Selain itu, dengan pelibatan seluruh civitas akdemika UNNES dalam pilrek system kampus lebih berjalan akuntabel dan transparan karena rektor akan bertanggung jawab kepada seluruh civitas akademika tidak hanya kepada senat saja.&lt;br /&gt;Pemilihan rektor UNNES dengan pelibatan civitas akademika kampus bagaimana pun bentuknya adalah bukti peran kampus dalam mensuskseskan transformasi demokrasi di Indonesia. Namun, saat ini sudah terlambat. Pilrek tinggal menghitung hari dan sekali lagi kita para civitas akademika hanya bisa jadi penonoton di meja makan sendiri. Tinggal kepengertianan dari pihak elit kampus terhadap pentingnya kaum alit kampus semacam kita ini dalam pilrek.&lt;br /&gt;( Yuniar Kustanto )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-5132789732710287994?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/5132789732710287994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/05/pemilihan-rektor-unnes-dan-pelibatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/5132789732710287994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/5132789732710287994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/05/pemilihan-rektor-unnes-dan-pelibatan.html' title='PEMILIHAN REKTOR UNNES DAN PELIBATAN CIVITAS AKADEMIKA'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-2765558822058833149</id><published>2010-04-28T07:13:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T07:18:11.592-07:00</updated><title type='text'>DELEGASI BEM KM UNNES DALAM RAKERNAS BEM SELURUH INDONESIA</title><content type='html'>Pada tanggal 8 – 12 April 2010 yang lalu Aliansi Strategis Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau yang kemudian disingkat dengan BEM SI berkumpul di Universitas Negeri Yogyakarta ( UNY ) dalam rangka Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) BEM SI.  Rakernas ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari seluruh universitas di Indonesia tidak terkecuali UNNES yang diwakili oleh Wakil Presiden mahasiswa BEM KM UNNES David Laksamana Caesar dan Menteri Luar Negeri  BEM KM UNNES Yuniar Kustanto. &lt;br /&gt;Rakernas kali ini dilatar belakangi oleh hasil Rakernas yang sebelumnya diadakan di Palembang yang merupakan awal terbentuknya arahan gerakan BEM SI 2009 dan  dilanjutkan dengan hasil MUNAS di Solo bulan Oktober lalu yang telah menetapkan UNY sebagai Koordinator pusat BEM SI, hal ini lah yang menjadi semangat besar dari Koordinator pusat BEM SI untuk menggerakkan seluruh anggota yang tergabung dalam sebuah gerakan yang telah terumuskan secara bersama.&lt;br /&gt;Rakernas BEM SI yang digelar di Jogja sejak hari Jum’at (9/4) hingga Senin (12/4) menghasilkan satu tema besar sikap BEM SI terhadap pemerintah yaitu “ segera dilakukan REFORMASI BIROKRASI “ dengan turunan beberapa keputusan. Dari komisi eksternal dihasilkan bahwa dalam bidang ekonomi, BEM SI mengkritisi perjanjian ACFTA yang dinilai merugikan sektor ekonomi nasional yang dinilai belum siap bersaing bebas. Dalam bidang pendidikan, BEM SI mendukung keputusan MK menganulir UU BHP dan melakukan controlling untuk optimalisasi anggaran pendidikan 20 %. Dalam bidang politik dan pemberantasan korupsi, BEM SI menuntut KPK menyelesaikan kasus Century. Sedangkan dari komisi internal merekomendasikan untuk mengoptimalkan komunikasi antar angota BEM SI dan membumikan BEM SI di setiap kampus, komisi internal ini di pimpin oleh Yuniar Kustanto Menteri Luar Negeri BEM KM UNNES.  Pada kesempatan ini pula telah bergabung 11 universitas di Indonesia kedalam BEM SI. Masuknya sebelas universitas ini kedalam BEM SI ditandai dengan komitmen universitas tersebut terhadap TUGU RAKYAT ( tujuh Gugatan Rakyat ) yang menjadi landasan adanya BEM SI.&lt;br /&gt;Keikutsertaan BEM KM UNNES kedalam BEM SI merupakan wujud komitmen BEM KM UNNES sebagai representasi mahasiswa UNNES untuk tetap menjadi social control kepada pemerintah dan bagian dari directure of change. Tetap eksisnya BEM KM UNNES di dalam BEM SI tidak terlepas dari dukungan mahasiswa UNNES yang merupakan bagian utuh dari BEM KM UNNES. (pemudaperubahan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-2765558822058833149?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/2765558822058833149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/04/delegasi-bem-km-unnes-dalam-rakernas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/2765558822058833149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/2765558822058833149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/04/delegasi-bem-km-unnes-dalam-rakernas.html' title='DELEGASI BEM KM UNNES DALAM RAKERNAS BEM SELURUH INDONESIA'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-3911672501705392373</id><published>2010-04-26T07:20:00.000-07:00</published><updated>2010-04-26T07:25:12.275-07:00</updated><title type='text'>Grafik Anggaran Pendidikan 2005 - 2010</title><content type='html'>Sejak reformasi digulirkan tahun 1998, suara-suara yang menginginkan peningkatan anggaran APBN untuk pendidikan semakin santer terdengar di media massa, di antaranya dengan unjuk rasa di jalanan. Hal ini tidak dapat dihindari mengingat pada saat itu, Indonesia sangat tertinggal oleh negeri jiran Malaysia yang pada era 70-an masih ‘mengimpor’ tenaga pendidik dari negara kita. Ironis memang, ketika dua dekade kemudian kita yang berbalik 180 derajat berondong-bondong menimba ilmu ke sana.  Akhirnya tuntutan para pemerhati pendidikan pun semakin nyaring meminta tambahan anggaran pendidikan yang selama Orde Baru tidak lebih dari angka 10% dari APBN, bandingkan dengan Malaysia yang sejak merdeka tidak pernah kurang dari 20% APBN-ny, diantaranya guna membayar guru dan dosen dari Indonesia pada waktu itu.Ternyata salah satu tuntutan reformasi tersebut tidak direspon positif oleh Kabinet Reformasi pasca  reformasi, justru sebaliknya, anggaran pendidikan dipotong habis-habisan. Jika era sebelumnya mencapai 9,3% dan terakhir 8%, pada masa Kabinet Reformasi tersebut, angka yang dialokasikan hanya 3,8% (APBN 2001). Alasannya prioritas harus diletakkan pada pengadaan prasarana, seperti penyediaan listrik, pelabuhan, dan sebagainya. Mereka tak mau menerima pandangan yang menyatakan bahwa investasi terbaik adalah dalam peningkatan kemampuan SDM dan jalan utamanya adalah pendidikan. (Sumber)Apa akibat kebijakan yang keliru terhadap proses pendidikan nasional tersebut?Menurut laporan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bidang pendidikan, United Nation Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), yang dirilis pada tanggal 29 November 2007 menunjukkan peringkat Indonesia dalam hal pendidikan turun dari 58 menjadi 62 dari 130 negara di seluruh dunia. Indikasinya, Education Development Index (EDI) Indonesia adalah 0.935, di bawah Malaysia (0.945) dan Brunei Darussalam (0.965). (Sumber).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan alokasi anggaran pendidikan era presiden sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya olah dari Departemen Keuangan RI, APBN 2005 sampai dengan RAPBN 2010, perkembangan alokasi dan rasio terhadap APBN adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APBN       Alokasi              Rasio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2005       33,40 triliun        8,1 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2006       44,11 triliun        10,1 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2007       53,07 triliun        10,5 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2008       158,52 triliun       18,5 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2009       207,41 triliun       20,0 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2010       209,54 triliun       20,0 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dilihat sepintas, peningkatan anggaran pendidikan di atas cukup mencengangkan, terjadi kenaikan rasio yang sangat signifikan. Lalu apakah kenaikan alokasi dana tersebut berbanding lurus dengan kualitas pendidikan sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jusuf Kalla seperti yang dilansir apakabar.ws, dilihat dari peringkat negara, kualitas pendidikan Indonesia berada di urutan ke-160 dunia dan urutan ke-16 di Asia. Bahkan secara rata-rata, Indonesia masih berada di bawah Vietnam, apalagi jiak dibandingkan dengan Malaysia atau Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta bahwa peningkatan anggaran APBN tidak berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pendidikan warganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada tuntutan masyarakat yang berunjuk rasa meminta alokasi pos dana pendidikan tadi, sungguh memprihatinkan ketika pemerintah merespon tuntutan itu dengan menggelontorkan ratusan triliun rupiah, ternyata tidak didukung dengan kesiapan yang baik oleh pihak terkait dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional. Apakah mereka terlena dan terkagum-kagum dengan gelontoran dana yang selama ini tidak pernah diterimanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemberitaan televisi, setiap menjelang atau sesudah pelaksanaan Ujian Nasional, masyarakat dihebohkan dengan berita-berita miris mengenai peserta didik yang stress, depresi hebat, dan bahkan bunuh diri setelah hasil perjuangannya menimba ilmu selama di sekolah sia-sia hanya karena tidak lulus ujian. Penghargaan siswa-siswa dan pendidik-pendidik berprestasi juga dianggap belum maksimal, seringnya kontingen Indonesia mendapat gelar juara umum nyatanya tidak direspon dengan penghargaan yang setimpal. Yang belakangan santer diberitakan adalah masalah pembocoran soal atau penyebaran kunci jawaban UN kepada peserta ujian dengan alasan tidak mau sekolahnya berpredikat buruk.Ngerinya lagi, para siswa yang tugasnya belajar, ternyata sering terlibat tawuran antar sekolah, bahkan banyak yang berujung maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebagian contoh nyata tentang belum berhasilnya sistem pendidikan Indonesia, meskipun anggaran dananya sudah mencapai 20% dari APBN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan mendasar sekarang adalah apa yang harus dilakukan pihak-pihak terkait terutama para praktisi pendidikan nasional guna mendongkrak kualitas dan prestasi pendidikan kita, minimal di wilayah Asia Tenggara dulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian dan terima kasih, semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://edukasi.kompasiana.com/2009/12/23/grafik-anggaran-pendidikan-2005-2010/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-3911672501705392373?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/3911672501705392373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/04/grafik-anggaran-pendidikan-2005-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/3911672501705392373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/3911672501705392373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/04/grafik-anggaran-pendidikan-2005-2010.html' title='Grafik Anggaran Pendidikan 2005 - 2010'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-1124874328888870415</id><published>2010-04-04T20:10:00.000-07:00</published><updated>2010-04-04T20:11:53.481-07:00</updated><title type='text'>Membangun konsep diri seorang pelajar Muslim</title><content type='html'>Banyak  pelajar gagal bukan karena tidak punya potensi dan kemampuan. Kegagalan sering terjadi akibat kesalahan konsep diri.sadari bahwa diri kita unik dan Allah menciptakan manusia berbeda satu sama lainnya dan memiliki keunikan tersendiri. Sehingga be yourself, jadilah diri sendiri dan janganlah meniru orang lain ataupun mengikuti teman yang penting adalah jujur pada diri sendiri, sadari tujuan, keinginan, kekuatan dan kelemahan diri. Apa yang telah saya lakukan untuk memaksimalkan kemampuan saya ? apa yang telah saya lakukan untuk membantu mengerjakan semua yang saya bisa? Tetapkan standar internal anda dalam rangka menjadi sosok manusia yang dicita-citakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMAKNAAN ISTILAH KONSEP DIRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Konsepdiri sering diidentikan dengan istilah penghargaan diri (self esteem) yang sebenarnya sudah ada sejak lahir dengan fitrahnya seperti bayi yang polos dan self esteem kita berkembang seiring berkembangnya interaksi dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dale Carnegie (1993:31) mengartikan sebagai “suatu gabungan-suatu montase- dari semua gambaran mental yang anda ambil untuk diri anda - gambaran fikiran tentang bagaimana anda bertingkah laku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi self esteem yang diungkapkan seorang psikolog, Dr. Palladino (1994) mendefinisikan sebagai :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kepercayaan terhadap diri sendiri.&lt;br /&gt;    * Kemampuan untuk melihat posisi diri di dunia ini secara realistis dan optimis&lt;br /&gt;    * Keyakinan akan kemampuan dalam membuat perubahan dan menghadapi tantangan hidup.&lt;br /&gt;    * Kapasitas untuk memahami kelemahan diri dan berusaha memperbaiki diri&lt;br /&gt;    * Pengetahuan tentang dri sendiri serta penerimaan akan pengetahuan tersebut.&lt;br /&gt;    * kemampuan untuk mengakui keunikan diri dan berbangga terhadap apa yang membuat diri kita unik&lt;br /&gt;    * keperacayaan akan nilai diri dan penghargaan akan kemampuan yang dimiliki&lt;br /&gt;    * kepercayaan tentang apa yang kita dapat lakukan, cara pandang positif dan keyakinan diri untuk melakukan sesuatu yang baru.&lt;br /&gt;    * Kemampuan untuk menggali dan menerapkan keterampilan dalam prilaku positif&lt;br /&gt;    * Pemahaman bahwa kita berharga bagi diri sendiri dan orang lain&lt;br /&gt;    * Mengetahui siapakah saya, apa yang saya dapat lakukan serta bagaimanakah memperoyeksikan pengetahuan ini lewat tindakan nyata.&lt;br /&gt;    * Mencintai diri sendiri, bagaimanapun juga penampilan diri dimiliki setiap orang.&lt;br /&gt;    * Menyukai diri sendiri, menghargai diri sendiri dan mau mengahadapi resiko dan kegagalan yang mungkin menghadang.&lt;br /&gt;    * Menerima diri saya apa adanya dan memiliki kekuatan untuk mendesain kehidupan yang saya inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONSEP DIRI RENDAH = SELF ESTEEM RENDAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita memandang diri kita rendah dan tak berguna. Cara pandang negative terhadap diri sendiri biasanya diiringi persepsi negative terhadap orang lain, adalah ciri rendahnya self esteem alias penghargaan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahaya kurangnya self esteem yang rendah akan memicu dua sikap ekstrim yang merugikan. Pertama, sikap pasif yaitu tidak tegas dalam melakukan berbagai tindakan akibat adanya rasa takut membuat orang lain tersinggung, merasa diperintah atau merasa digurui yang akan membuat mereka membenci dan mengucilkan kita. Padahal ketegasan adalah kunci kedisiplinan yang merupakan modal penting bagi keberhasilan diri dan aktifitas kita. Kedua sikap agresif, memaksakan gagasan, tidak mau menerima masukan dari orang lain dan cenderung mengundang perdebatan dibanding penyelesaian masalah. Padahal sikap menentang dan mengabaikan ide-iide orang lain berarti menghambatkan tercapainya keputusan yang tepat dan akurat. Juga berarti merugikan diri sendiri, orang lain dan organisasi dimana kita ingin tetap eksis didalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri konsep diri yang rendah ini diakibatkan oleh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Kesalahan persepsi terhadap diri sendiri dibandingkan orang lain : anggapan bahwa orang lain lebih baik penampilannya, lebih cemerlang idenya, lebih diperhatikan banyak orang dan akhirnya kita merasa tertinggal jauh dan untuk merubahnya tidak mampu akhirnya tidak punya keinginan untuk berubah atau menerima tantangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Koncep diri yang rendah dipengaruhi cara berfikir tentang persepsi orang lain terhadap anda : penuh prasangka dengan apa yang dibicarakan teman tentang diri anda, kritikan dianggap sebagai cemoohan, iri hati dan usaha menjatuhkan diri anda dimuka public, akhirnya tidak pernah mempercayai orang lain, apalagi berintropeksi terhadap apa yang telah dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGAIMANAKAH MEMBANGUN SELF ESTEEM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Belajar menyukai diri sendiri.&lt;br /&gt;      Menyukai diri sendiri bukan berarti sombong tapi selalu memiliki perasaan positif dan salah satu cara manusia mensyukuri atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Bukan berarti malas melainkan mendorong diri kita untuk terus berjuang untuk menjadi pribadi yang sholeh secara emosional maupun secara spiritual.&lt;br /&gt;    * Kembangkan pemikiran positif (husnudhon)&lt;br /&gt;      Cara berfikir kita, mengendalikan hidup kita. Bila kita berfikir sesuatu dapat terjadi maka itu akan terjadi karena tindakan kitalah yang membuatnya terjadi. Pemikiran positif inilah mendorong sikap optimis, berjiwa pemenang, berani menghadapi tantangan dan resiko.&lt;br /&gt;    * Perbaiki kualitas hubungan interpersonal Perbaikan kualitas hubungan bisa meningkatkan tingkat kedewasaan dan melahirkan pribadi baik, bergaulah dengan siapapun pelajarilah karakter sifat mereka dan belajar memahami kelemahan mereka serta bergaulah dengan teman yang memiliki kualitas intektual dan keshalehan bisa merubah prilaku kita lebih terarah, perbaiki hubungan dengan orang-orang yang kita kasihi hindari pertentangan dengan orang tua kita, adik atau kakak kita, jadilah pelajar yang manis dan mau mengalah serta perbaiki dengan guru yang tidak kita sukai&lt;br /&gt;    * Bersikap proaktif Jadilah seseorang punya inisiatif sendiri, jadilah seorang yang menyodorkan tangan dan jabatlah orang lain dengan kuat. Dalam kondisi tententu jadilah pelajar yang penuh inisiatif dan sensitive terhadap lingkungan sekeliling kita, banyaklah bertanya atas sesuatu yang bisa memberikan muatan posistif bagi peningkatan pemikiran dan jadilah pelajar yang aktif sambil kemasi penampilan diri biar terlihat smart dan menarik.&lt;br /&gt;    * Jaga keseimbangan hidup Salah satu kelemahan pelajar yang juga aktifis tidak bisa membagi antara organisasi, belajar dan keluarga, sehingga memberikan citra yang ngetaif. Padahal aktifitas adalah salah satu pelatihan dan pembiasaan saat nanti berguna bagi peningkatan karakter pribadi dimasyarakat. Intinya seimbangkan aktifitas anda dan buatlah agenda&lt;br /&gt;    *  KONSEP DIRI PELAJAR MUSLIM Konsep diri seorang muslim : “Suatu potensi yang dimiliki manusia sebagai mahluk pribadi dan mahluk social dalam mengkomunikasikan dengan permasalahan hidup melalui pencerahan spiritual, kepribadian dan pengolahan daya fikir sehingga memantapkan pola tindakan secara benar dan bisa mengsinergikan dengan aktifitas sehari-hari secara seimbang antara pekerjaan, organisasi dan pergaulannya dengan manusia lainnya dalam kerangka nilai Islami” Atau bisa juga bisa diartikan sebagai nilai-nilai yang mampu merubah dan memberikan kekuatan pribadi sehingga bisa tetap survival dalam memperjuangkan hidupnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.     Penataan spiritual religiouitas (salimul aqidah, sahihul ibadah &amp; matinul khuluq).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pemahaman Aplikatif aqidah/keyakinan (eksistensi Allah, nilai kebenaran, nilai kritis, nilai kerja, nilai pergaulan) yang teraplikasi dalam cara ibadah, cara belajar, cara bergaul, cara organisasi dan cara bersikap terhadap orang lain yang melahirkan konsistensi (istiqomah).&lt;br /&gt;    * Konsistensi pribadi ini akan melahirkan konsep diri positif, keberanian, rasa percaya diri, ketenangan jiwanya terhadap berbagai permasalahan hidup baik sebagai pelajar, sebagai anak dan sebagai seorang remaja.&lt;br /&gt;    * Strateginya adalah kenali diri sendiri, kemudian binalah diri (tarbiyah zakiyah) atau memenej diri sendiri dengan aktifitas harian kita yang menularkan virus baik bagi teman dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.     Penataan kematangan pribadi (mujahidu linnafsi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Penataan spiritual akan berpengaruh pada tingkat kematangan pribadi, sehingga anda perlu untuk melatih dan mengasahnya dengan cara :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Penataan kekuatan pola berfikir (mutsaqol fikri) dengan banyak membaca, bertanya dan banyak mengikuti majlis ilmu serta bergaulah dengan teman yang sholeh dari prilaku dan cerdas dalam inteletual.&lt;br /&gt;    * Satukan (Sinergitas) diri anda dengan posisi anda sebagai pelajar, aktifis organisasi dan proaktif dalam pergaulan (tarbiyatul jakiyun) salah satunya sibukan diri anda dalam aktifitas organisasi dan bergaulah dengan club-club yang bisa menambah teman dan benahi pemahaman spiritual anda dengan mengikuti kajian agama, sehingga anda menjadi pelajar yang bernilai yang akan mendapat respek dari siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.     Konsep diri dengan organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Masuklah organisasi dan jadilah pelaku bukan pengikut.&lt;br /&gt;    * Jadilah inisiator pertama dan pertahankan semangat.&lt;br /&gt;    * Doronglah teman anda untuk mengikuti jejak anda dan tularkan virus sebagai aktifis.&lt;br /&gt;    * Tidak menyodorkan diri jadi pemimpin, tapi tidak menolak saat dibebani amanat.&lt;br /&gt;    * Bertanggungjawa dengan semua resiko dan hindari mencari kambing hitam atau menyalahkan orang lain.&lt;br /&gt;    * Perkuat semangat anda dalam berorganisasi dengan membina pola pikir anda dengan nilai-nilai Islami.&lt;br /&gt;    * Hindari konflik dengan mencari titik persamaan dengan lebih mengenenaghkan diskusi dan musyawarah.&lt;br /&gt;    * Bepegang teguh pada prisnsip yang dianggap benar dan berani mengatakan tidak terhadap sesuatu yang tidak sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.           Konsep diri dengan orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kembangkan keterampilan Komunikasi dan relationshif&lt;br /&gt;    * Jadilah kebanggaan Keluarga&lt;br /&gt;    * Membangun komitmen dengan tim.&lt;br /&gt;    * Regenerasi&lt;br /&gt;    * Sinergitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah membangun konsep diri bukanlah hal yang mudah membutuhkan adanya proses konsisten dalam berbagai  hal yaitu adanya  pembinaan rutin, Kontrol Diri dan adanya mediator pembinaan. Tapi ada yang lebih praktis konsep diri bisa dibentuk sendiri melalui pembinaan dan memenej diri sendiri dengan teratur.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAROZI : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEDIATOR PEMBINA :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * ILNA LEARNING lembaga pembinaan pribadi remaja yang berpusat di Bogor.&lt;br /&gt;    * Lembaga Manajemen Terapan TRUSTCO, dibawah pimpinan Bambang Sutrisno Wibowo, seorang pakar kesehatan masyarakat yang terkenal dengan sharpening our concept tools (SHOOT)&lt;br /&gt;    * ESQ LEARNING, lembaga manajemen model ESQ dibawah seorang praktisi Ari Ginanjar Agustian yangterpokus pada pembinaan emosional spiritual berdasarkan konsep rukun iman dan rukun islam&lt;br /&gt;    * Managemen Qolbu, dibawah bimbingan KH Abdullah Gymnastiar, dll.&lt;br /&gt;    * Yayasan Salman Al-faritsi Bekasi, lembaga dakwah dan social yang bergerak dalam pembinaan pelajar bekasi : Pesantren liburan, pesantren ramadhan, pembinaan mentoring bebarapa SMA/SMK di bekasi, diklat manajemen mentoring dan kepemimpinan, dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * BS Wibowo, SHOOT,  TRUSTCO, PT syamil cipta media, Bandung, 2002.&lt;br /&gt;    * Dale Carnegie, bagaimana mencari kawan dan mempengaruhi orang lain, Jakarta, 1993.&lt;br /&gt;    * David J swartz, berfikir dan berjiwa besar, Jakarta, 1999.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://haroqi.multiply.com/journal/item/34&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-1124874328888870415?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/1124874328888870415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/04/membangun-konsep-diri-seorang-pelajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/1124874328888870415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/1124874328888870415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/04/membangun-konsep-diri-seorang-pelajar.html' title='Membangun konsep diri seorang pelajar Muslim'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-4507778023100810814</id><published>2010-04-04T00:50:00.000-07:00</published><updated>2011-01-13T06:35:38.265-08:00</updated><title type='text'>Muhammad Iqbal sang Filsuf dari Timur</title><content type='html'>http://untunx83.multiply.com/journal/item/67/Biografi_Muhammad_Iqbal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kehidupan Pribadi dan Keluarganya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Sir Muhammad Iqbal. Ia adalah setitik zarah di lautan semesta yang jiwanya senantiasa dalam keadaan resah. Jutaan manusia pelbagai bangsa pernah turut menyaksikan keresahannya di dalam ribuan bait syair yang ia tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosoknya memang fenomenal. Lebih dari siapa pun, Iqbal telah merekonstruksi sebuah bangunan filsafat Islam yang dapat menjadi bekal individu-individu Muslim dalam mengantisipasi peradaban Barat yang materialistik ataupun tradisi Timur yang fatalistik. Jika diterapkan maka konsep-konsep filosofis Iqbal akan memiliki implikasi-implikasi kemanusiaan dan sosial yang luas.[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Pendidikan dan Karir Pekerjaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lahir di sebuah kota bernama Sialkot, sebuah kota peninggalan Dinasti Mughal India pada tanggal 22 Februari 1873.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahandanya Syaikh Nur Muhammad memiliki kedekatan dengan kalangan Sufi. Karena kesalehan dan kecerdasannya, penjahit yang cukup berhasil ini dikenal memiliki perasaan mistis yang dalam serta rasa keingintahuan ilmiah yang tinggi. Tak heran, jika Nur Muhammad dijuluki kawan-kawannya dengan sebutan "Sang Filosof tanpa guru" (un parh falsafi).[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunda Iqbal, Imam Bibi, juga dikenal sangat relegius. Ia membekali kelima anaknya, tiga putri dan dua putra, dengan pendidikan dasar dan disiplin keislaman yang kuat. Di bawah bimbingan kedua orangtuanya yang taat inilah Iqbal tumbuh dan dibesarkan. Kelak di kemudian hari, Iqbal sering berkata bahwa pandangan dunianya tidaklah dibangun melalui spekulasi filosofis, tetapi diwarisi dari kedua orangtuanya tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1895 ia pergi ke Lahore, salah satu kota di India yang menjadi pusat kebudayaan, pengetahuan dan seni. Di kota ini ia bergabung dengan perhimpunan sastrawan yang sering diundang musyara'ah, yakni pertemuan-pertemuan di mana para penyair membacakan sajak-sajaknya. Ini merupakan tradisi yang masih berkembang di Pakistan dan India hingga kini. Di kota Lahore ini, sambil melanjutkan pendidikan sarjananya ia mengajar filsafat di Government College. Pada tahun 1897 Iqbal memperoleh gelar B.A., kemudian ia mengambil program M.A. dalam bidang filsafat. Pada saat itulah ia bertemu dengan Sir Thomas Arnold—orientalis Inggris yang terkenal—yang mengajarkan filsafat Islam di College tersebut. Antara keduanya terjalin kedekatan melebihi hubungan guru dan murid, sebagaimana tertuang dalam sajaknya Bang-I Dara.[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan dorongan dan dukungan dari Arnold, Iqbal menjadi terkenal sebagai salah satu pengajar yang berbakat dan penyair di Lahore. Sajak-sajaknya banyak diminati orang. Pada tahun 1905, ia belajar di Cambridge pada R.A. Nicholson, seorang spesialis dalam sufisme, dan seorang Neo-Hegelian, yaitu Jhon M.E.McTaggart. Iqbal kemudian belajar di Heidilberg dan Munich. Di Munich ia menyelesaikan doktornya pada tahun 1908 dengan disertasi, The Development of Metaphysics in Persia.(disertasi ini kemudian diterbitkan di London dalam bentuk buku, dan dihadiahkan Iqbal kepada gurunya, Sir Thomas Arnold). Setelah mendapatkan gelar doktor, ia kembali ke London untuk belajar di bidang keadvokatan sambil mengajar bahasa dan kesusastraan Arab di Universitas London. Selama di Eropa Iqbal tidak pernah bosan menemui para ilmuwan untuk mengadakan berbagai perbincangan tentang persoalan-persoalan keilmuan dan kefilsafatan. Ia juga memperbincangkan Islam dan peradabannya. Di samping itu Iqbal memberikan ceramah dan berbagai kesempatan tentang Islam. Isi ceramahnya tersebut dipublikasikan dalam berbagai penerbitan surat kabar. Ternyata setelah menyaksikan langsung dan mengkaji kebudayaan Barat, ia tidak terpesona oleh gemerlapan dan daya pikat kebudayaan tersebut. Iqbal tetap concern pada budaya dan kepercayaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Karya-karya Muhammad Iqbal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Asrar-i Khudi (Rahasia Pribadi), (1915)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bang-i Dara (Seruan dari Perjalanan), (1924)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. The Recunstruction of Relegious Thought in Islam, (1930)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Payam-i Masyriq (Pesan dari Timur), (1923)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Filosof-Filosof yang Mempengaruhi Iqbal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iqbal adalah filosof Muslim yang banyak dipengaruhi oleh banyak filosof Barat seperti Thomas Aquinas, Bergson, Nietzsche, Hegel dan masih banyak lagi yang lainnya.[4] Di antara sekian banyak filosof, menurut Donny Gahral, Nietzsche dan Bergsonlah yang paling banyak mempengaruhi Iqbal, oleh karena itu pemikiran kedua filosof ini akan dipaparkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nietzsche dan Bergson sangat mempengaruhi Iqbal khususnya konsepnya tentang hidup sebagai kehendak kreatif yang terus bergerak menuju realisasi. Manusia sebagai kehendak kreatif tidak bisa dibelenggu oleh hukum mekanis maupun takdir sebagai rencana Tuhan terhadap manusia yang ditetapkan sebelum penciptaan. Namun semangat relegius Iqbal menyelamatkannya dari sikap atheisme yang dianut Nitzsche sebagai konsekuensi kebebasan kreatif manusia. Iqbal masih mempertahankan Tuhan dan mengemukakan argumentasi yang bisa mendamaikan kemahakuasaan Tuhan dengan kebebasan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iqbal juga menolak konsep Nitzsche maupun Bergson tentang kehendak sebagai sesuatu yang buta, khaotis, tanpa tujuan. Iqbal mengatakan bagaimanapun orang sadar bahwa dalam kehendaknya ia memiliki tujuan karena kalau tidak buat apa ia berkehendak, namun Iqbal menolak tujuan sebagai tujuan yang bukan ditetapkan oleh manusia sendiri melainkan oleh takdir atau hukum evolusionistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.1. Friedrich Nietzsche&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafat Nietzsche (1844-1900) adalah filsafat kehendak untuk penguasaan. Konsep Nietzsche tentang kehendak untuk penguasaan berkaitan erat dengan konsep lebenphi-losophie tentang hidup. Tradisi lebenphi-losophie memandang hidup bukan sebagai proses biologis, melainkan sebagai sesuatu yang mengalir, meretas, dan tidak tunduk pada apa pun yang mematikan gerak hidup. Nietzsche memandang hidup sebagai insting atas pertumbuhan, kekekalan dan pertambahan kuasa. Pendeknya, hidup menurut Nietzsche adalah kehendak untuk penguasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan konsep hidup sebagai kehendak untuk penguasaan, Nietzsche secara revolusioner mendekonstruksi tiga warisan klasik yang menjadi pondasi dasar peradaban Barat: filsafat, moralitas, dan agama (Yudeo-Kristiani) yang dinilainya tidak mewadahi kehendak untuk penguasaan. Tiga serangkai yang membawa peradaban Barat menuju pada kehancuran bukan kemajuan. Ketiga warisan klasik peradaban Barat itu menurut Nietzche berlawanan dengan konsepnya tentang hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan nada ironis Iqbal pernah melukiskan Nietzsche sebagai jenius yang kesepian dan tersesat. Bahkan nyaris putus asa. Ia merindukan seseorang yang bisa ia patuhi untuk membimbing kekuatan-kekuatan batin dalam kehidupan ruhaninya. Nietzsche sesungguhnya sadar akan kebutuhan ruhaninya, tetapi ia telah gagal menumbuhkna sifat-sifat ketuhanan yang tak terbatas dalam dirinya. Kekuatan-kekuatan batinnya malah menjadi tidak produktif karena Nietzsche menciptakan solusi di luar kehidupan ruhaninya melalui gagasan-gagasan semacam radikalisme aristokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iqbal memang terinspirasi Nietzsche, terutama dalam semangatnya. Hal ini tampak dari puisi lainnya tentang Nietzsche bahwa kita dapat meraih semangat yang positif dan harapan dari ketulushatiannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau nada lembut, jangan datang padanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gemuruh topannya adalah musik yang ditiup seruling penanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia celupkan pisau bedah ke lubuk hati Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangannya berlumuran darah setelah membersihkan darah salib Kristus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pembangunan Ka’bah, ia mendirikan rumah berhala sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatinya adalah seorang mukmin, namun otaknya kafir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergilah dan bakar dirimu di api unggun raja Namrudz ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar taman bunga Ibrahim berbunga dari api azar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.2. Henry Bergson&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Henry Bergson (1859-1941) merupakan tokoh yang bisa dibilang paling berpengaruh terhadap pemikiran Iqbal, khususnya tentang intuisi dan élan vital. Bergson mengemukakan adanya dua cara pengenalan yaitu analisis dan intuisi. Analisis adalah aktivitas intelektual yang mengenali objek dengan observasi bergerak mengitari objek atau dengan memisahkan bagian-bagian konstituen objek kajiannya. Analisis bekerja dengan simbol-simbol tersebut selalu berupa generalisasi abstrak yang melenyapkan keunikan individu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intuisi, di lain pihak, menurut Bergson merupakan semacam rasio simpati yang mana subjek peneliti menempatkan dirinya dalam objeknya untuk menemukan apa yang unik dalamnya dan oleh karenanya tidak dapat diekspresikan. Berpikir secara intuitif adalah berpikir dalam durasi. Durasi sendiri dipahami sebagai waktu dalam bergerak berkelanjutan (continuous flow) dan bukan waktu yang terspesialisasi oleh rasio menjadi momen-momen atau titik-titik dalam garis. Rasio hanya mampu memahami bagian-bagian statis dan tidak mampu menangkap pergerakan terus-menerus (durasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elan Vital merupakan suatu kesadaran dari mana tumbuh kehidupan dan semua kemungkinan kreatifnya. Evolusi bersifat kreatif dan tidak deterministik seperti dikemukakan Darwin dan Marx karena masa depan bersifat terbuka. Bergson menolak, berdasarkan argumen élan vitalnya, adanya tujuan final yang ditetapkan di depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMIKIRAN-PEMIKIRAN MUHAMMAD IQBAL&lt;br /&gt;A. Filsafat Ego atau Khudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep tentang hakikat ego atau individualitas merupakan konsep dasar dari filsafat Iqbal, dan menjadi alas penopang keseluruhan struktur pemikirannya. Masalah ini dibahas dalam karyanya yang ditulis dalam bahasa Persia dengan bentuk matsnawi berjudul Asrar-i Khudi; kemudian dikembangkan dalam berbagai puisi dan dalam kumpulan ceramah yang kemudian dibukukan dengan judul The Reconstruction of Relegious Thought in Islam.[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Iqbal, khudi, arti harfiahnya ego atau self atau individualitas, merupakan suatu kesatuan yang riil atau nyata, adalah pusat dan landasan dari semua kehidupan, merupakan suatu iradah kreatif yang terarah secara rasional. Arti terarah secara rasional, menjelaskan bahwa hidup bukanlah suatu arus tak terbentuk, melainkan suatu prinsip kesatuan yang bersifat mengatur, suatu kegiatan sintesis yang melingkupi serta memusatkan kecenderungan-kecenderungan yang bercerai-berai dari organisme yang hidup ke arah suatu tujuan konstruktif. Iqbal menerangkan bahwa khudi merupakan pusat dan landasan dari keseluruhan  kehidupan. Hal ini tercantum pada beberapa matsnawinya dalam Asrar-i Khudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk kejadian ialah akibat dari khudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja yang kaulihat ialah rahasia khudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelmakannya alam cita dan pikian murni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa guna wujudmu melainkan untuk mengembangkan dayamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kau perkuat dirimu dengan khudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau akan pecahkan dunia sesuka khudimu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau hendak hidup, isilah dirimu dengan khudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mati sebenarnya? Melepaskan semua khudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa berkhayal itulah terpisahnya roh dari tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermukimlah dalam khudi, penaka Yusuf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majulah dari rebutan yang satu ke rebutan yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirkanlah khudimu dan jadilah beraksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah manusia-Tuhan, kandunglah rahasia dalammu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ego bagi Iqbal adalah kausalitas pribadi yang bebas. Ia mengambil bagian dalam kehidupan dan kebebasan Ego mutlak. Sementara itu, aliran kausalitas dari alam mengalir ke dalam ego dan dari ego ke alam. Karena itu, ego dihidupkan oleh ketegangan interaktif dengan lingkungan. Dalam keadaan inilah Ego Mutlak membiarkan munculnya ego relatif yang sanggup berprakarsa sendiri dan membatasi kebebasan ini atas kemauan bebasnya sendiri. Menurut Iqbal, nasib sesuatu tidak ditentukan oleh sesuatu yang bekerja di luar. Takdir adalah pencapaian batin oleh sesuatu, yaitu kemungkinan-kemungkinan yang dapat direalisasikan yang terletak pada kedalaman sifatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperkuat ego dibutuhkan cinta (intuisi) dan ketertarikan, sedangkan yang memperlemahnya adalah ketergantungan pada yang lain. Untuk mencapai kesempurnaan ego maka setiap individu mesti menjalani tiga tahap. Pertama, setiap individu harus belajar mematuhi dan secara sabar tunduk kepada kodrat makhluk dan hukum-hukum ilahiah. Kedua, belajar berdisiplin dan diberi wewenang untuk mengendalikan dirinya melalui rasa takut dan cinta kepada Tuhan seraya tidak bergantung pada dunia. Ketiga, menyelesaikan perkembangan dirinya dan mencapai kesempurnaan spiritual (Insan Kamil).&lt;br /&gt;B. Filsafat Ketuhanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan sebagai objek kajian metafisika memiliki kekhususan dibanding kedua objek metafisika lainnya. Apabila manifestasi lahiriah dari semesta maupun jiwa dapat ditangkap indra, maka hal yang sama tidak berlaku bagi realitas ketuhanan. Tuhan adalah suatu yang mutlak tidak ditangkap indra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metafisika yang mengkaji tentang Tuhan disebut filsafat ketuhanan (teologi naturalis) untuk membedakannya dari teologi adikodrati atau teologi wahyu. Apabila filsafat ketuhanan mengambil Tuhan sebagai titik akhir atau kesimpulan seluruh pengkajiannya, maka teologi wahyu sebagai titik awal pembahasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafat ketuhanan berurusan dengan pembuktian kebenaran adanya Tuhan yang didasarkan pada penalaran manusia. Filsafat ketuhanan tidak mempersoalkan eksistensi Tuhan, disiplin tersebut hanya ingin menggarisbawahi bahwa apabila tidak ada penyebab pertama yang tidak disebabkan maka kedudukan benda-benda yang relatif-kontigen tidak dapat dipahami akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak, terdapat tiga argumen besar dalam filsafat ketuhanan: argumen kosmologis, argumen teologis, dan argumen ontologis. Argumen kosmologis mengemukakan bahwa Tuhan harus ada, karena kalau tidak maka akan ada rangkaian kausalitas yang tak terhingga untuk menjelaskan peristiwa-peristiwa. Argumen teologis mengemukakan bahwa dari struktur finalitas realitas dapat ditariik kesimpulan adanya Sang Pencipta yang menetapkan struktur tersebut. Sedangkan argumen ontologis mengemukakan bahwa Tuhan ada karena kita memikirkannya dan memprediksikan eksistensi terhadap Dirinya.[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iqbal secara tegas menolak argumen-argumen para filosof skolastik tersebut. Baginya argumen-argumen ini telah menemui kegagalan. Di samping tampak sebagai suatu interpretasi pengalaman yang dibuat-dibuat, menurutnya argumen-argumen itu mengundang pula kesesatan logis. Iqbal mengungkapkan bahwa di antara penyebab kegagalan argumen-argumen ini adalah karena dipaksakannya dualisme epistemologis, yaitu pemisahan antara pikiran dan wujud (being). Padahal dalam argumen-argumen itu sendiri sesungguhnya telah tersirat bahwa pikiran dan wujud pada akhirnya merupakan satu kesatuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iqbal sepakat dengan Kant bahwa rasio manusia memiliki keterbatasan dalam mengetahui hakikat Tuhan. Namun keterbatasan rasio tidak menjadikan Iqbal seorang skeptis seperti Kant, ia tetap meyakini bahwa manusia mampu memperoleh pengetahuan tentang Tuhan secara langsung melalui proses intuisi dalam pengalaman relegius. Dalam hal ini konsep intuisi Iqbal berbeda dengan konsep intuisi kaum mistikus. Apabila kaum mistikus menekankan kontak langsung dengan Tuhan lewat proses intuisi, Iqbal menolaknya dengan mengatakan bahwa apa yang pertama-pertama tersingkap secara kuat lewat intuisi adalah keberadaan ego atau diri yang kreatif dan bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafat ketuhanan Iqbal berbeda dengan filsafat ketuhanan kontemplatif karena Iqbal berangkat dari filsafat manusia yang menekankan pengetahuan langsung tentang keberadaan ego atau diri yang bebas-kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metafisika gerak Iqbal mengemukakan bahwa manusia bukanlah benda statis tetapi suatu aktivitas gerak dinamis-kreatif yang terus merindu akan kesempurnaan. Hidup keberagamaan sendiri menurut Iqbal adalah suatu proses evolusi yang dapat dibagi menjadi tiga tahap, iman, pemikiran dan penemuan. Pada tahap pertama yaitu tahap iman kita menerima apa yang difirmankan Tuhan tanpa keraguan sedikitpun. Pendeknya segala sesuatu yang berasal dari Tuhan adalah mutlak benar karena berasal dari Tuhan dan bukan konstruksi manusia. Pada tahap kedua yaitu tahap pemikiran. Kita tidak sekadar menaati secara buta firman Tuhan melainkan mulai memikirkan maksud dari firman tersebut atau singkatnya kita mencoba memahami secara rasional apa yang kita percayai.[7] Dan pada tahap terakhir yaitu tahap penemuan kita mencapai kontak langsung dengan realitas ultim yang merupakan sumber semua hukum dan kenyataan.[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Iqbal agama bukan sekadar sekumpulan ajaran untuk menekan aktivitas nafsu instingtif manusia (agama sebagai instrumen moral) seperti diklaim para psikoanalisis (Freud, Jung). Bagi Iqbal, agama lebih dari sekadar etika yang berfungsi membuat orang terkendali secara moral. Fungsi sesungguhnya adalah mendorong proses evolusi ego manusia di mana etika dan pengendalian diri menurut Iqbal hanyalah tahap awal dari keseluruhan perkembangan ego manusia yang selalu mendampakan kesempurnaan. Dengan kata lain, agama justru mengintegrasikan kembali kekuatan-kekuatan pribadi seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pena lebih tajam dari pedang. Tak diragukan lagi pengaruh pena Iqbal dalam khazanah pemikiran Islam luar biasa besarnya. Tak hanya dunia Timur-Islam, tetapi juga Timur-non Islam dan Barat. Kejeniusannya dalam memadukan syair dan filsafat ditambah lagi sikap relegiusnya yang mendalam telah menimbulkan decak kagum para filosof dan penyair di pelbagai belahan dunia. Tak hanya itu, Iqbal juga telah melakukan sintesis pemikiran Timur dan Barat dengan kekhasan yang belum ada bandingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapannya terhadap pemikiran Barat mengajarkan umat Islam untuk tidak berapologi atau mencaci maki setiap bersentuhan dengan khazanah Barat. Sikap yang baik adalah memanfaatkan apa-apa yang baik dari khazanah Barat untuk merekonstruksi Islam dan kemajuannya. Terbukti Iqbal banyak terpengaruh para filosof Barat seperti Nitzsche atau Henry Bergson. Walaupun Iqbal sebagian menolak konsep mereka tentang moralitas, juga tentang kehendak sebagai sesuatu yang buta, khaotis, tanpa tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adian, Donny Gahral, Muhammad Iqbal, Teraju, Bandung: 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iqbal, Muhammad, Rekonstruksi Pemikiran Agama dalam Islam, Lazuardi, Yogyakarta: 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan, Asif Iqbal, Agama, Filsafat, Seni dalam Pemikiran Iqbal, Fajar Pustaka, Yogyakarta: 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasution, Hasyimsyah, Filsafat Islam, Gaya Media Pratama, Jakarta: 1999&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Donny Gahral Adian, Muhammad Iqbal, (Bandung: Teraju),.23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Ibid,.24&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3] Hasyimsyah Nasution, Filsafat Islam, (Jakarta: Gaya Media Pratama),182&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4] Donny Gahral Adian, Muhammad Iqbal, (Bandung: Teraju),.34&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5] Hasyimsyah Nasution, Filsafat Islam, (Jakarta: Gaya Media Pratama),185&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[6] Donny Gahral Adian, Muhammad Iqbal, (Bandung: Teraju),.60&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[7] Thomas Aquinas, seorang teolog-filosof termasyhur Abad Pertengahan, mengemukakan suatu diktum berbunyi: fides quaerit intelectum atau iman mencari penjelasan rasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[8] Donny Gahral Adian, Muhammad Iqbal, (Bandung: Teraju),.94&lt;br /&gt;Tags: makalah&lt;br /&gt;Prev: Jaka Sang Joki Karapan Sapi&lt;br /&gt;Next: Ilmu Alamiah Dasar  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-4507778023100810814?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/4507778023100810814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/04/muhammad-iqbal-sang-filsuf-dari-timur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/4507778023100810814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/4507778023100810814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2010/04/muhammad-iqbal-sang-filsuf-dari-timur.html' title='Muhammad Iqbal sang Filsuf dari Timur'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-471035144936520924</id><published>2009-08-21T07:56:00.000-07:00</published><updated>2009-08-21T08:02:20.944-07:00</updated><title type='text'>khutbah Rasulullah menyambut Ramadhan</title><content type='html'>“Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yg paling utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal-alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia, barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan khotbahnya, “Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air.”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia, siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini, ia akan berhasil melewati Sirathal Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Aku –Ali bin Abi Thalib yang meriwayatkan hadits ini– berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi, “Ya Abal Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-471035144936520924?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/471035144936520924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/08/khutbah-rasulullah-menyambut-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/471035144936520924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/471035144936520924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/08/khutbah-rasulullah-menyambut-ramadhan.html' title='khutbah Rasulullah menyambut Ramadhan'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-4464117434578258166</id><published>2009-01-30T07:43:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T07:45:01.323-08:00</updated><title type='text'>Renung ..</title><content type='html'>Berdiri tegaklah di hadapan pintu Tuhanmu,//Tinggalkanlah yang lain./Mohonkan padanya selamat/Dari perdayaan negeri yang penuh fitnah ini&lt;br /&gt;(Al Haddad)&lt;br /&gt;Kita hidup di dunia yang tua, nyaris kehilangan nafas kehidupannya. Dunia yang lebih banyak menggambarkan kehilangan daripada harapan. Dunia yang meletakkan dominasi akal diatas cinta. Yang menggambarkan dualitas jiwa dan materi, melemparkan wahyu ke sudut peradaban.&lt;br /&gt;Janganlah takjub terhadap barat ataupun timur.//Karena dunia lama dan baru ini,/Tidak sebanding dengan harga sebiji gandum&lt;br /&gt;(Sir Muhammad Iqbal, Javid Nama)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Indonesia, sebuah negeri yang hiruk pikuknya justru berarti kegetiran. Negeri yang selalu menjadi anomali saat terjajar dengan negeri lain. Negeri yang menua dengan kelelahan dan tanpa masa depan. Dan nafasnya kini semakin berat…&lt;br /&gt;Tapi tidak! Bukan berarti aku tak mencintai negeriku. Bahkan aku mencintainya lebih daripada sosok-sosok berlabel ‘nasionalis’ di Majelis Rendah itu! Aku mencintai Indonesia seperti Bilal saat mengenang Mekkah. Demikianlah Islam mengajariku mencintai negeriku, bahkan saat kutahu tiada satu alasan rasional pun yang bisa membuatku mencintainya.&lt;br /&gt;Sungguh, telah kuteriakkan kegelisahan itu. Mengingatkan Indonesia bahwa ia telah rapuh dan kan terkeping-keping. Mengatakan padanya bahwa gemah ripah loh jinawi itu telah menjadi kosakata dongeng. Memintanya untuk taubat. Untuk bersujud. Untuk membumi bertemu dengan nurani ibu pertiwi. Untuk merendah bertemu dengan kuasa Allah. Indonesia - sungguh - telah kuminta untuk bersujud.&lt;br /&gt;Tapi mungkin ia butuh masjid. Indonesia butuh masjid. Tempat ia bertafakur menemukan nurani. Menemukan Tuhan, menemukan akhlaq hidup bernama Islam.&lt;br /&gt;…………//Ya Allah//Kami dengan cemas menunggu//kedatangan burung dara//yang membawa ranting zaitun.//Di kaki bianglala//leluhur kami bersujud dan berdoa.//Isinya persis doaku ini.//Lindungilah anak cucuku.//Lindungilah daya hidup mereka.//Lindungilah daya cipta mereka.//Ya Allah, satu-satunya Tuhan kami.//Sumber dari hidup kami ini.//Kuasa Yang Tanpa Tandingan//Tempat tumpuan dan gantungan.//Tak ada samanya//di seluruh semesta raya.//Allah! Allah! Allah! Allah!&lt;br /&gt;(W.S. Rendra, Doa untuk Anak-cucuku, 1992)&lt;br /&gt;Tapi bagaimanakah membangun masjid untuk negeri ini? Aku percaya bahwa cara terbaik adalah mengawalinya dengan membangun sarang. Dengan butir-butir, dengan batang-batang, dan dengan lembar daun-daun. Meski itu hanyalah rerumputan sederhana. Sarang ‘peradaban’ yang bermula shalat-sujud penyerahan dan pengorbanan. Sarang ‘perjuangan’ dengan awal sajadah terhampar. Sajadah cinta.&lt;br /&gt;Dari sarang ‘peradaban’ inilah yang InsyaAllah kelak akan tercipta generasi baru. Masa depan Indonesia - bahkan umat manusia - adalah generasi ini. Generasi yang tumbuh dalam lingkungan kebaikan dan cinta, yang berhasil memenangkan kecenderungan kebaikannya (taqwa) atas ego kejahatannya (fujuur). Yang akan terus menerus tumbuh besar untuk menghadang angin. Terus menerus hingga angin kelelahan dan pulang.&lt;br /&gt;Angin itu, Muhammad Quthb sebut sebagai kenyataan yang membuat kehidupan manusia akan tersusun atas keresahan, keraguan, atau kegelisahan. Kenyataan terus menerus yang katanya harus diatasi dengan “sarang” yang kokoh bernama keluarga bersama “teman” bernama pasangan hidup. Maha Benar Allah yang berfirman:&lt;br /&gt;“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu menemukan rasa tenteram, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa cinta kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS Ar Ruum 21)&lt;br /&gt;Sarang ‘peradaban’ inilah yang melahirkan kekuatan maha dahsyat, kekuatan yang bisa memperbaiki -jika ia mau- atau menghancurkan sebuah bangsa. Sarang yang membuat Husain Muhammad Yusuf, dalam ahdaf al-usrah fil Islam, berani mengatakan bahwa inilah dasar dari sebuah negara, batu pertama untuk membangun negara. Ia melanjutkan dengan membahas betapa pentingnya keluarga ini, bahwa gambaran kekuatan yang dimiliki keluarga dan dalamnya fondasi nilai yang ada padanya, maka sejauh itulah gambaran moralitas dan kemuliaan bangsa tersebut. Inilah insfrastruktur utama masyarakat Islam dalam mengemban amanat istikhlaf - tugas-tugas kekhalifahan (Ismail Raji’ Al-Faruqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-4464117434578258166?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/4464117434578258166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/renung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/4464117434578258166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/4464117434578258166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/renung.html' title='Renung ..'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-8262830474348395654</id><published>2009-01-26T22:02:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T22:04:55.559-08:00</updated><title type='text'>Saatnya Kaum Muda Memimpin</title><content type='html'>Himmatus syabab, hikmatus syukhuh*". Semangat pemuda dan kebijaksanaan&lt;br /&gt;seorang tua. Demikian sebuah adagium Arab mengatakan. Itulah gambaran ideal&lt;br /&gt;karakter seorang pemimpin. Ia bersemangat berapi-api seperti pemuda dan&lt;br /&gt;bijaksana laksana orang tua. Tentang kebijaksanaan, Victor Frankl, pakar&lt;br /&gt;psikologi kenamaan, mengatakan bahwa mereka yang mampu memaknai setiap&lt;br /&gt;aktivitasnya dalam hidup memiliki kekuatan untuk bertahan hidup di dunia&lt;br /&gt;yang fana ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bersemangat dan bijaksana. Dua hal yang saling melengkapi dan tak jarang&lt;br /&gt;menjadi kontroversi. Seperti wacana "presiden muda versus presiden tua" yang&lt;br /&gt;disuarakan salah satu pimpinan parpol Islam yang bergayung sambut dengan&lt;br /&gt;tantangan bersaing di panggung pemilihan presiden 2009 dari salah satu calon&lt;br /&gt;presiden dari sebuah partai terbesar di Indonesia saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda, seperti yang asosiasi yang melekat padanya, mewakili sesuatu yang&lt;br /&gt;baru, perubahan. Wacana serupa yang juga diusung Barack Obama, 47 tahun,&lt;br /&gt;calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat yang bertema "*the&lt;br /&gt;change we can believe in*". Perubahan dan memercayai perubahan, itulah&lt;br /&gt;semangat muda yang diusung Obama yang juga didukung mayoritas kalangan muda&lt;br /&gt;Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang unik, seperti adagium di atas, Obama yang merupakan kandidat presiden&lt;br /&gt;keturunan Muslim dan kulit hitam pertama di negara adikuasa tersebut&lt;br /&gt;menggandeng seorang politisi kawakan berusia 65 tahun – yang dianggap&lt;br /&gt;berpengalaman dalam persoalan internasional – Joe Biden sebagai kandidat&lt;br /&gt;wakil presiden. Di sisi lain, lawan Obama yang dianggap sebagai kalangan tua&lt;br /&gt;– John McCain – yang merupakan kandidat presiden AS tertua sepanjang&lt;br /&gt;sejarah, 72 tahun, juga menggaet Sarah Palin, seorang gubernur negara bagian&lt;br /&gt;Alaska, berusia 44 tahun sebagai kandidat wakil presiden. Sepertinya mereka&lt;br /&gt;percaya betul dengan adagium di atas. Lalu bagaimana dengan kita di&lt;br /&gt;Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Muda versus tua?*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wacana "presiden muda versus presiden tua" di Indonesia yang sempat hangat&lt;br /&gt;bergulir di media massa, konon, melemah tuahnya seiring sedemikian banyaknya&lt;br /&gt;*statement *perelatifan yang dilakukan kalangan politisi di Indonesia – yang&lt;br /&gt;didominasi kalangan berusia 50-an tahun ke atas – yang gencar menyerukan&lt;br /&gt;bahwa kualitas kepemimpinan tak memandang usia atau wacana tua-muda hanya&lt;br /&gt;memecah belah bangsa. Sangat disesalkan wacana berharga yang sebetulnya bisa&lt;br /&gt;menjadi gelindingan diskursus yang lebih serius dan formal mengenai peran&lt;br /&gt;kepemimpinan pemuda dalam bangsa Indonesia ini layu sebelum berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya, berpijak dari wacana tersebut, kita sebagai anak bangsa dapat&lt;br /&gt;merangkai dan mengurut secara historis rekam jejak kontribusi pemuda dalam&lt;br /&gt;kepemimpinan bangsa ini. Setidaknya sejak Sumpah Pemuda tahun 1928, sebagai&lt;br /&gt;titik tolak bersama. Selanjutnya, berdasarkan kajian historis dan tinjauan&lt;br /&gt;kekinian tersebut niscaya ada input produktif dan potensial bagi narasi&lt;br /&gt;besar bangsa ini tentang konsep kepemimpinan bangsa ke depan, yang&lt;br /&gt;jangkauannya tidak hanya sebatas hingga Pemilu 2009 tapi beberapa dekade ke&lt;br /&gt;depan. Minimal dapat membuahkan sebuah konsep regenerasi atau suksesi&lt;br /&gt;kepemimpinan negara yang teratur dan bervisi – namun dengan lebih humanis&lt;br /&gt;dan demokratis -- seperti yang diterapkan Lee Kuan Yew di Singapura. Sayang&lt;br /&gt;realitas politik praktis negeri ini terlalu kejam memangsa buah ide brilian&lt;br /&gt;dari anak bangsanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di sisi lain, sebagai pemuda, kita layak mengevaluasi dan&lt;br /&gt;berintrospeksi apakah kontrbusi pemuda dalam kepemimpinan bangsa (baca:&lt;br /&gt;kepemimpinan pemuda) yang selama ini didengung-dengungkan – di mana&lt;br /&gt;peristiwa Sumpah Pemuda secara kolektif dikenang sebagai tonggak historis –&lt;br /&gt;merupakan mitos atau fakta. Sebagai komunitas atau bangsa, sesuai fungsinya,&lt;br /&gt;kadang mitos memang diperlukan untuk membangkitkan semangat atau&lt;br /&gt;membangkitkan kenangan heroik nan patriotik. Namun, mitos yang kelewat megah&lt;br /&gt;juga acapkali membelenggu dan memanjakan para pengagum yang menganggapnya&lt;br /&gt;sebagai hal yang *taken for granted*, diberikan begitu saja. Padahal&lt;br /&gt;realitas keseharian kita membuktikan bahwa *no free lunch*, tidak ada hal&lt;br /&gt;yang gratis alias diberikan begitu saja. Semua perlu ikhtiar dan tekad kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang versi resmi rekaman sejarah nasional berbicara bahwa pada setiap&lt;br /&gt;pergolakan kekuasaan di negeri ini kalangan muda selalu tampil terdepan.&lt;br /&gt;Bahkan jauh sebelum 1928, pada tahun 1905, H. Samanhudi sebagai tokoh muda&lt;br /&gt;pedagang batik dari Semarang tampil membangun SDI (Serikat Dagang Islam)&lt;br /&gt;sebagai organisasi perjuangan melawan dominasi penjajahan. Tahun 1908, dr.&lt;br /&gt;Soetomo dari STOVIA, sebuah sekolah dokter Jawa yang didirikan Belanda,&lt;br /&gt;mendirikan Boedi Utomo. Gerakan-gerakan perjuangan kebangsaan tersebut&lt;br /&gt;memuncak pada 1928 ketika berbagai *jong* atau *bond *pemuda dari berbagai&lt;br /&gt;penjuru nusantara menyatukan tekad kebangsaan pada Kongres Pemuda II di&lt;br /&gt;Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat proklamasi 1945, Soekarno dkk yang berusia 45-an tahun bergerak&lt;br /&gt;mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia. Tahun 1966, Soe Hoek Gie dkk gantian&lt;br /&gt;menggulingkan rezim Orde Lama yang dipimpin Soekarno – tokoh pemuda yang&lt;br /&gt;berubah menjadi tiran. Tahun 1974, Hariman Siregar dkk menggoyang dominasi&lt;br /&gt;produk Jepang di Indonesia di bawah rezim Orde Baru pimpinan Soeharto. Tahun&lt;br /&gt;1998, gerakan reformasi 1998 yang dimotori kalangan mahasiswa melengserkan&lt;br /&gt;Soeharto -- seorang perwira muda berusia 46 tahun yang menggantikan Soekarno&lt;br /&gt;sebagai presiden Republik Indonesia melalui Surat Perintah Sebelas Maret&lt;br /&gt;(Supersemar) 1966 – dan menjelma menjadi diktator yang berkuasa selama 32&lt;br /&gt;tahun. Selepas 1998 pun berbagai aksi demonstrasi – sebuah fakta yang kasat&lt;br /&gt;mata – banyak dilakukan pemuda dalam hal ini kalangan mahasiswa dan&lt;br /&gt;intelektual muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah semua itu murni kontribusi pemuda? Tidakkah kelewat berat beban&lt;br /&gt;sejarah tersebut dipanggul sendirian oleh kalangan muda sebagai satu&lt;br /&gt;kalangan dari banyak elemen penyusun sebuah bangsa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf, jika terkesan terlalu skeptis. Seperti kata Rene Descartes, "*I think&lt;br /&gt;therefore I am*." Untuk menemukan kebenaran, salah satunya, kita harus&lt;br /&gt;mempertanyakan banyak hal secara kritis. Termasuk terhadap diri kita&lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kahlil Gibran berkata, "Kita semuanya terpenjara, namun beberapa di antara&lt;br /&gt;kita berada dalam sel berjendela. Dan beberapa lainnya dalam sel tanpa&lt;br /&gt;jendela." Nah, haruskah kita terpenjara dalam berbagai dikotomi yang&lt;br /&gt;menyekat kehidupan sosial bangsa seperti nasionalis-religius, tua-muda, atau&lt;br /&gt;ortodoks-progresif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Siapakah pemuda?*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga hal yang merupakan ciri pemuda: perubahan, semangat dan&lt;br /&gt;kemandirian. Perubahan sarat dengan muatan visi, gagasan, kepedulian dan&lt;br /&gt;harapan. John C. Maxwell berujar, "Orang tidak peduli seberapa banyak yang&lt;br /&gt;Anda ketahui, hingga mereka tahu seberapa jauh Anda peduli." Dalam *The&lt;br /&gt;Seven Habits for Highly Effective People*, Stephen R. Covey berpesan,&lt;br /&gt;"Taburlah gagasan petiklah perbuatan; taburlah perbuatan petiklah kebiasaan;&lt;br /&gt;taburlah kebiasaan petiklah karakter; taburlah karakter petiklah nasib."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan, menurut Ary Ginanjar Agustian dalam bukunya berjudul *ESQ *(*Emotional&lt;br /&gt;Spiritual Quotient*), 2005, adalah bahwa saat kita berjanji, sesungguhnya&lt;br /&gt;kita menarik energi suara hati orang lain secara besar-besaran. Inilah yang&lt;br /&gt;dinamakan harapan. Lalu energi itu kita bawa pulang, dan jika tidak kita&lt;br /&gt;kembalikan ke sumbernya, keseimbangan orang lain akan terganggu. Harapan&lt;br /&gt;(akan realisasi janji tersebut) telah kita tarik, dan belum kita kembalikan&lt;br /&gt;(baca: janji belum terealisasi). Percayalah, setiap aksi akan menimbulkan&lt;br /&gt;reaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara semangat mewakili aksioma optimisme dan proaktif. Menurut Stephen&lt;br /&gt;R Covey, "Sikap proaktif sangat berguna bagi manusia terutama dalam&lt;br /&gt;menghadapi rintangan maupun dalam berinteraksi dengan manusia lain. Sikap&lt;br /&gt;proaktif menunjukkan tingkat kecerdasan emosional yang tinggi." Lawan&lt;br /&gt;proaktif adalah reaktif, lagi-lagi meminjam istilah Stephen R. Covey, "Reaktif&lt;br /&gt;adalah sikap seseorang yang gagal membuat pilihan respon saat mendapat&lt;br /&gt;rangsangan atau stimulus dari orang lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemandirian mewakili muatan kritisisme dan nalar. "Menerima ide-ide&lt;br /&gt;tanpa berpikir merupakan virus yang meracuni kebutuhan manusia akan&lt;br /&gt;pembebasan, berolah nalar, bertanya dan berimajinasi," ujar Milan Kundera.&lt;br /&gt;Menurut sastrawan dan cendikiawan dunia ini, hal tersebut menelan individu&lt;br /&gt;dalam kerumunan kolektif. Kebutuhan manusia akan individualitas, prinsip dan&lt;br /&gt;orisinalitas lenyap dalam komunalitas tanpa makna. Ya, komunalitas tanpa&lt;br /&gt;makna inilah yang saat ini, dalam konteks lokal, dalam salah satu bentuknya&lt;br /&gt;menjelma dalam demonstrasi atau tawuran brutal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam 80 tahun (1908-2008) kontribusi pemuda dalam kepemimpinan bangsa,&lt;br /&gt;hukum besi semesta tersebut telah terbukti dalam berbagai bentuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada sebuah pertanyaan besar lain: apakah *pemuda *lebih merupakan&lt;br /&gt;kata sifat atau kata benda? Perhatikan berbagai fakta sejarah tersebut di&lt;br /&gt;atas. Sebagai kata sifat, ia tak butuh rupa fisik yang gagah. Sepanjang ia&lt;br /&gt;memiliki semangat dan visi perubahan, ia adalah *pemuda*. Meskipun seorang&lt;br /&gt;gaek sekalipun seperti Abdurrahman Wahid yang berusia 68 tahun. Sebagai kata&lt;br /&gt;benda, ia memang harus muda, cergas dan lincah selayaknya Barack Obama. Tapi&lt;br /&gt;banyak orang-orang muda gagah, berusia belia yang pemikirannya hanya&lt;br /&gt;mengkopi ide-ide lama bahkan anti perubahan. Apakah mereka layak disebut *&lt;br /&gt;pemuda* dalam artian sebenarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, secara ideal, pemuda adalah kata sifat dan kata benda. Seorang&lt;br /&gt;pemuda selain berusia muda (di bawah 50 tahun) juga memiliki visi perubahan&lt;br /&gt;(ke arah yang lebih baik) dan memiliki semangat antusiasme yang besar.&lt;br /&gt;Demikian juga soal *hikmatus syukhuh*, kebijaksanaan, yang erat&lt;br /&gt;diasosiasikan dengan *privilege* kalangan tua—bahkan terkesan&lt;br /&gt;dilegitimasikan dengan RUU Mahkamah Agung (MA) yang memperpanjang usia&lt;br /&gt;pensiun hakim agung hingga usia 70 tahun – adalah hal yang juga lebih&lt;br /&gt;merupakan kata sifat. Seorang pemuda, dengan intensitas dan interaksinya,&lt;br /&gt;dapat memiliki kebijaksanaan tersebut dalam satu wujud. Tak perlu harus&lt;br /&gt;dalam satu paket tua-muda seperti pola pencalonan kandidat presiden dan&lt;br /&gt;wakil presiden di Amerika Serikat yang terkesan melestarikan dikotomi abadi&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada standar saklek, itulah perubahan. Pemuda adalah perubahan. Itu&lt;br /&gt;harga mati. Soekarno muda pada 1945 – tatkala usia 45 tahun--adalah seorang&lt;br /&gt;pendobrak. Tapi ketika ia tak mau berubah, ia menjadi tiran, dan menua.&lt;br /&gt;Soeharto muda mendobrak ekonomi bangsa selepas 1966 dengan konsep&lt;br /&gt;pembangunan Repelita terencana. Tapi ketika ia tak mau berubah baik karena&lt;br /&gt;alasan kroni atau korupsi, ia anti perubahan, ia menua. Lagi-lagi pemuda&lt;br /&gt;adalah perubahan. Demikian hukum semesta yang berlaku pada kalangan&lt;br /&gt;pergerakan dari Akbar Tanjung dkk (1966), Hariman Siregar dkk maupun&lt;br /&gt;kalangan aktivis pergerakan 98 dan angkatan-angkatan pemuda yang akan terus&lt;br /&gt;bermunculan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Yang muda yang memimpin*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kutipan panjangnya, Ary Ginanjar Agustian mengatakan,"Manajemen adalah&lt;br /&gt;mengerjakan segalanya secara benar (*do the things right*); kepemimpinan&lt;br /&gt;adalah mengerjakan hal-hal yang benar (*do the right thing*). Manajemen&lt;br /&gt;melakukan efisiensi dalam menaiki tangga keberhasilan; sedangkan&lt;br /&gt;kepemimpinan adalah menentukan apakah tangganya bersandar pada dinding yang&lt;br /&gt;benar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menentukan keberhasilan sang peletak tangga, kita memerlukan sumber&lt;br /&gt;komitmen. Di level korporasi, Kouzes dan Postner (*Leadership Challenge*,&lt;br /&gt;2002) mengatakan bahwa sumber komitmen yang tinggi bukanlah pada kokohnya *core&lt;br /&gt;values* perusahaan tetapi lebih kepada *personal values* (nilai-nilai&lt;br /&gt;pribadi) karyawan yang kokoh. Karena justru nilai pribadilah yang&lt;br /&gt;sesungguhnya lebih tercermin dalam praktik kerja sehari-hari, bukan nilai&lt;br /&gt;perusahaan. Inilah yang disebut *spiritual capital, *modal spiritual. Hal&lt;br /&gt;ini dapat diproyeksikan dalam skup yang lebih luas yakni bangsa. Kita perlu&lt;br /&gt;lapisan (baca: bukan hanya seorang tokoh atau pemimpin tunggal) pemimpin&lt;br /&gt;yang berkomitmen berdasarkan modal spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks anatomi sejarah peradaban, kepemimpinan pemuda adalah hal yang&lt;br /&gt;alamiah, fitrah. Di usia tua, seseorang cenderung lebih banyak berpikir dan&lt;br /&gt;akibatnya cenderung lebih ragu atau takut memulai untuk sesuatu yang baru.&lt;br /&gt;Sementara pemuda, dengan kemudaannya dan semangat menyala, cenderung&lt;br /&gt;bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dalam banyak riwayat perjalanan sejarah, kalangan tua terbukti banyak&lt;br /&gt;menyokong kalangan muda. Ini artinya kepemimpinan muda bukanlah hal yang&lt;br /&gt;kelewat istimewa atau megah, yang harus dipuja-puja dengan meninggalkan atau&lt;br /&gt;bahkan menginjak kalangan tua. Ia hanyalah merupakan pergiliran alamiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka membincangkan kontribusi pemuda dalam kepemimpinan bangsa adalah&lt;br /&gt;membincangkan suatu bangsa secara utuh, tak bisa terlepas dari kontribusi&lt;br /&gt;elemen bangsa yang lain termasuk kalangan tua. Dalam teori *marketing*,&lt;br /&gt;semua segmen sama, dan pemuda hanyalah merupakan satu segmen yang tingkat&lt;br /&gt;urgensinya tergantung konteks. Jadi kepemimpinan pemuda adalah suatu fakta.&lt;br /&gt;Tapi ia bukan pemuda *an-sich*. Ia adalah bagian elemen anak bangsa yang&lt;br /&gt;tidak bisa berdiri sendiri. Dalam sebuah keluarga besar tak semua harus maju&lt;br /&gt;terdepan. Tak lantas setiap orang muda membawa perubahan. Pemuda adalah kata&lt;br /&gt;sifat dan kata benda, dan standarnya adalah perubahan. Sekalipun ia berusia&lt;br /&gt;muda namun hanya membawa ide lama maka ia telah gagal sebagai&lt;br /&gt;*pemuda*kendati mengusung bendera ormas pemuda dengan gegap-gempita.&lt;br /&gt;Dan ia tak&lt;br /&gt;layak sebagai pemegang estafet untuk menentukan ke arah mana tangga bangsa&lt;br /&gt;akan disandarkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kata Isaac Newton, "*I could see farther because I was standing on&lt;br /&gt;the giants' shoulders*." Jika para pemuda dapat memandang lebih jauh ke&lt;br /&gt;depan, itu juga karena berpijak pada pengalaman dan kontribusi para raksasa&lt;br /&gt;tua sebelumnya*. *Alangkah indahnya jika bangsa ini dapat menghapus segala&lt;br /&gt;sekat dan dikotomi sosial yang ada dengan memerhatikan hukum besi semesta&lt;br /&gt;dan sejarah bangsa yang merupakan *sunnatullah *bahwa adalah hak dan&lt;br /&gt;kewajiban orang muda sebagai pemimpin dengan bimbingan kalangan yang lebih&lt;br /&gt;tua sebagai pemandu. Jika demikian adanya, sebagai bangsa, kita *Insya Allah&lt;br /&gt;* sangat yakin bahwa negeri ini pasti akan bangkit menjadi bangsa yang besar&lt;br /&gt;sebagaimana sejarahnya di masa lampau. Percayalah, harapan itu masih ada.*&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-8262830474348395654?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/8262830474348395654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/saatnya-kaum-muda-memimpin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/8262830474348395654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/8262830474348395654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/saatnya-kaum-muda-memimpin.html' title='Saatnya Kaum Muda Memimpin'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-3272502831052702763</id><published>2009-01-26T06:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T07:06:24.125-08:00</updated><title type='text'>Syair sang Pecinta "Rabi'ah Al - Adawiyah "</title><content type='html'>Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cintaMu&lt;br /&gt;Hingga tak ada sesuatupun yang menggangguku dalam jumpaMu&lt;br /&gt;Tuhanku, bintang-gemintang berkelap-kelip&lt;br /&gt;Manusia terlena dalam buai tidur lelap&lt;br /&gt;Pintu-pintu istana pun telah rapat tertutup&lt;br /&gt;Tuhanku, demikian malampun berlalu&lt;br /&gt;Dan inilah siang datang menjelang&lt;br /&gt;Aku menjadi resah gelisah&lt;br /&gt;Apakah persembahan malamku Kau Terima&lt;br /&gt;Hingga aku berhak mereguk bahagia&lt;br /&gt;Ataukah itu Kau Tolak, hingga aku dihimpit duka,&lt;br /&gt;Demi kemahakuasaan-Mu&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang akan selalu ku lakukan&lt;br /&gt;Selama Kau Beri aku kehidupan&lt;br /&gt;Demi kemanusiaan-Mu,&lt;br /&gt;Andai Kau Usir aku dari pintuMu&lt;br /&gt;Aku tak akan pergi berlalu&lt;br /&gt;Karena cintaku padaMu sepenuh kalbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Ya Allah, apa pun yang akan Engkau&lt;br /&gt;Karuniakan kepadaku di dunia ini,&lt;br /&gt;Berikanlah kepada musuh-musuhMu&lt;br /&gt;Dan apa pun yang akan Engkau&lt;br /&gt;Karuniakan kepadaku di akhirat nanti,&lt;br /&gt;Berikanlah kepada sahabat-sahabatMu&lt;br /&gt;Karena Engkau sendiri, cukuplah bagiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;Aku mengabdi kepada Tuhan&lt;br /&gt;Bukan karena takut neraka&lt;br /&gt;Bukan pula karena mengharap masuk surga&lt;br /&gt;Tetapi aku mengabdi,&lt;br /&gt;Karena cintaku padaNya&lt;br /&gt;Ya Allah, jika aku menyembahMu&lt;br /&gt;Karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya&lt;br /&gt;Dan jika aku menyembahMu&lt;br /&gt;Karena mengharap surga, campakkanlah aku darinya&lt;br /&gt;Tetapi, jika aku menyembahMu&lt;br /&gt;Demi Engkau semata,&lt;br /&gt;Janganlah Engkau enggan memperlihatkan keindahan wajahMu&lt;br /&gt;Yang abadi padaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;Ya Allah&lt;br /&gt;Semua jerih payahku&lt;br /&gt;Dan semua hasratku di antara segala&lt;br /&gt;Kesenangan-kesenangan&lt;br /&gt;Di dunia ini, adalah untuk mengingat Engkau&lt;br /&gt;Dan di akhirat nanti, diantara segala kesenangan&lt;br /&gt;Adalah untuk berjumpa denganMu&lt;br /&gt;Begitu halnya dengan diriku&lt;br /&gt;Seperti yang telah Kau katakana&lt;br /&gt;Kini, perbuatlah seperti yang Engkau Kehendaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;Aku mencintaiMu dengan dua cinta&lt;br /&gt;Cinta karena diriku dan cinta karena diriMu&lt;br /&gt;Cinta karena diriku, adalah keadaan senantiasa mengingatMu&lt;br /&gt;Cinta karena diriMu, adalah keadaanMu mengungkapkan tabir&lt;br /&gt;Hingga Engkau ku lihat&lt;br /&gt;Baik untuk ini maupun untuk itu&lt;br /&gt;Pujian bukanlah bagiku&lt;br /&gt;BagiMu pujian untuk semua itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;Buah hatiku, hanya Engkau yang kukasihi&lt;br /&gt;Beri ampunlah pembuat dosa yang datang kehadiratMu&lt;br /&gt;Engkaulah harapanku, kebahagiaan dan kesenanganku&lt;br /&gt;Hatiku telah enggan mencintai selain dari Engkau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;Hatiku tenteram dan damai jika aku diam sendiri&lt;br /&gt;Ketika Kekasih bersamaku&lt;br /&gt;CintaNya padaku tak pernah terbagi&lt;br /&gt;Dan dengan benda yang fana selalu mengujiku&lt;br /&gt;Kapan dapat kurenungi keindahanNya&lt;br /&gt;Dia akan menjadi mihrabku&lt;br /&gt;Dan rahasiaNya menjadi kiblatku&lt;br /&gt;Bila aku mati karena cinta, sebelum terpuaskan&lt;br /&gt;Akan tersiksa dan lukalah aku di dunia ini&lt;br /&gt;O, penawar jiwaku&lt;br /&gt;Hatiku adalah santapan yang tersaji bagi mauMu&lt;br /&gt;Barulah jiwaku pulih jika telah bersatu dengan Mu&lt;br /&gt;O, sukacita dan nyawaku, semoga kekallah&lt;br /&gt;Jiwaku, Kaulah sumber hidupku&lt;br /&gt;Dan dariMu jua birahiku berasal&lt;br /&gt;Dari semua benda fana di dunia ini&lt;br /&gt;Dariku telah tercerah&lt;br /&gt;Hasratku adalah bersatu denganMu&lt;br /&gt;Melabuhkan rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8&lt;br /&gt;Sendiri daku bersama Cintaku&lt;br /&gt;Waktu rahasia yang lebih lembut dari udara petang&lt;br /&gt;Lintas dan penglihatan batin&lt;br /&gt;Melimpahkan karunia atas doaku&lt;br /&gt;Memahkotaiku, hingga enyahlah yang lain, sirna&lt;br /&gt;Antara takjub atas keindahan dan keagunganNya&lt;br /&gt;Dalam semerbak tiada tara&lt;br /&gt;Aku berdiri dalam asyik-masyuk yang bisu&lt;br /&gt;Ku saksikan yang datang dan pergi dalam kalbu&lt;br /&gt;Lihat, dalam wajahNya&lt;br /&gt;Tercampur segenap pesona dan karunia&lt;br /&gt;Seluruh keindahan menyatu&lt;br /&gt;Dalam wajahNya yang sempurna&lt;br /&gt;Lihat Dia, yang akan berkata&lt;br /&gt;“Tiada Tuhan selain Dia, dan Dialah Yang maha Mulia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9&lt;br /&gt;Rasa riangku, rinduku, lindunganku,&lt;br /&gt;Teman, penolong dan tujuanku,&lt;br /&gt;Kaulah karibku, dan rindu padaMu&lt;br /&gt;Meneguhkan daku&lt;br /&gt;Apa bukan padaMu aku ini merindu&lt;br /&gt;O, nyawa dan sahabatku&lt;br /&gt;Aku remuk di rongga bumi ini&lt;br /&gt;Telah banyak karunia Kau berikan&lt;br /&gt;Telah banyak..&lt;br /&gt;Namun tak ku butuh pahala&lt;br /&gt;Pemberian ataupun pertolongan&lt;br /&gt;CintaMu semata meliput&lt;br /&gt;Rindu dan bahagiaku&lt;br /&gt;Ia mengalir di mata kalbuku yang dahaga&lt;br /&gt;Adapun di sisiMu aku telah tiada&lt;br /&gt;Kau bikin dada kerontang ini meluas hijau&lt;br /&gt;Kau adalah rasa riangku&lt;br /&gt;Kau tegak dalam diriku&lt;br /&gt;Jika akku telah memenuhiMu&lt;br /&gt;O, rindu hatiku, aku pun bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-3272502831052702763?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/3272502831052702763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/tuhanku-tenggelamkan-aku-dalam-cintamu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/3272502831052702763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/3272502831052702763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/tuhanku-tenggelamkan-aku-dalam-cintamu.html' title='Syair sang Pecinta &quot;Rabi&apos;ah Al - Adawiyah &quot;'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-7588340132407540076</id><published>2009-01-23T06:19:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T06:35:05.374-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biografi Tokoh'/><title type='text'>Hasan Al - Banna Mutiara  Yang Terdzalimi</title><content type='html'>Ia dilahirkan di desa Mahmudiyah kawasan Buhairah, Mesir tahun 1906 M. Ayahnya, Syaikh Ahmad al-Banna adalah seorang ulama fiqh dan hadits. Sejak masa kecilnya, Hasan al Banna sudah menunjukkan tanda-tanda kecemerlangan otaknya. Pada usia 12 tahun, atas anugerah Allah, Hasan kecil telah menghafal separuh isi Al-Qur’an. Sang ayah terus menerus memotivasi Hasan agar melengkapi hafalannya. Semenjak itu Hasan kecil mendisiplinkan kegiatannya menjadi empat. Siang hari dipergunakannya untuk belajar di sekolah. Kemudian belajar membuat dan memperbaiki jam dengan orang tuanya hingga sore. Waktu sore hingga menjelang tidur digunakannya untuk mengulang pelajaran sekolah. Sementara membaca dan mengulang-ulang hafalan Al-Qur’an ia lakukan&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;selesai shalat Shubuh. Maka tak mengherankan apabila Hasan al Banna mencetak berbagai prestasi gemilang di kemudian hari. Pada usia 14 tahun Hasan al Banna telah menghafal seluruh Al-Quran. Hasan Al Banna lulus dari sekolahnya dengan predikat terbaik di sekolahnya dan nomor lima terbaik di seluruh Mesir. Pada usia 16 tahun, ia telah menjadi mahasiswa di perguruan tinggi Darul Ulum. Demikianlah sederet prestasi Hasan kecil.Selain prestasinya di bidang akademik, Ia juga memiliki bakat leadership yang cemerlang. Semenjak masa mudanya Hasan Al-Banna selalu terpilih untuk menjadi ketua organisasi siswa di sekolahnya. Bahkan pada waktu masih berada di jenjang pendidikan i’dadiyah (semacam SMP), beliau telah mampu menyelesaikan masalah secara dewasa, kisahnya begini:&lt;br /&gt;Suatu siang, usai belajar di sekolah, sejumlah besar siswa berjalan melewati mushalla kampung. Hasan berada di antara mereka. Tatkala mereka berada di samping mushalla, maka adzan pun berkumandang. Saat itu, murid-murid segera menyerbu kolam air tempat berwudhu. Namun tiba-tiba saja datang sang imam dan mengusir murid-murid madrasah yang dianggap masih kanak-kanak itu. Rupanya, ia khawatir kalau-kalau mereka menghabiskan jatah air wudhu. Sebagian besar murid-murid itu berlarian menyingkir karena bentakan sang imam, sementara sebagian kecil bertahan di tempatnya. Mengalami peristiwa tersebut, al Banna lalu mengambil secarik kertas dan menulis uraian kalimat yang ditutup dengan satu ayat Al Qur’an, “Dan janganlah kamu mengusir orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki keridhaan-Nya.”(Q. S. Al-An’aam: 52).&lt;br /&gt;Kertas itu dengan penuh hormat ia berikan kepada Syaikh Muhammad Sa’id, imam mushalla yang menghardik kawan-kawannya. Membaca surat Hasan al Banna hati sang imam tersentuh, hingga pada hari selanjutnya sikapnya berubah terhadap “rombongan anak-anak kecil” tersebut. Sementara para murid pun sepakat untuk mengisi kembali kolam tempat wudhu setiap mereka selesai shalat di mushalla. Bahkan para murid itu berinisiatif untuk mengumpulkan dana untuk membeli tikar mushalla!Pada usia 21 tahun, beliau menamatkan studinya di Darul ‘Ulum dan ditunjuk menjadi guru di Isma’iliyah. Hasan Al Banna sangat prihatin dengan kelakuan Inggris yang memperbudak bangsanya. Masa itu adalah sebuah masa di mana umat Islam sedang mengalami kegoncangan hebat. Kekhalifahan Utsmaniyah (di Turki), sebagai pengayom umat Islam di seluruh dunia mengalami keruntuhan. Umat Islam mengalami kebingungan. Sementara kaum penjajah mempermainkan dunia Islam dengan seenaknya. Bahkan di Turki sendiri, Kemal Attaturk memberangus ajaran Islam di negaranya. Puluhan ulama Turki dijebloskan ke penjara. Demikianlah keadaan dunia Islam ketika al Banna berusia muda. Satu di antara penyebab kemunduran umat Islam adalah bahwa umat ini jahil (bodoh) terhadap ajaran Islam.&lt;br /&gt;Maka mulailah Hasan al Banna dengan dakwahnya. Dakwah mengajak manusia kepada Allah, mengajak manusia untuk memberantas kejahiliyahan (kebodohan). Dakwah beliau dimulai dengan menggalang beberapa muridnya. Kemudian beliau berdakwah di kedai-kedai kopi. Hal ini beliau lakukan teratur dua minggu sekali. Beliau dengan perkumpulan yang didirikannya “Al-Ikhwanul Muslimun,” bekerja keras siang malam menulis pidato, mengadakan pembinaan, memimpin rapat pertemuan, dll. Dakwahnya mendapat sambutan luas di kalangan umat Islam Mesir. Tercatat kaum muslimin mulai dari golongan buruh/petani, usahawan, ilmuwan, ulama, dokter mendukung dakwah beliau.&lt;br /&gt;Pada masa peperangan antara Arab dan Yahudi (sekitar tahun 45-an), beliau memobilisasi mujahid-mujahid binaannya. Dari seluruh Pasukan Gabungan Arab, hanya ada satu kelompok yang sangat ditakuti Yahudi, yaitu pasukan sukarela Ikhwan. Mujahidin sukarela itu terus merangsek maju, sampai akhirnya terjadilah aib besar yang mencoreng pemerintah Mesir. Amerika Serikat, sobat kental Yahudi mengancam akan mengebom Mesir jika tidak menarik mujahidin Ikhwanul Muslimin. Maka terjadilah sebuah tragedi yang membuktikan betapa pengecutnya manusia. Ribuan mujahid Mesir ditarik ke belakang, kemudian dilucuti. Oleh siapa? Oleh pasukan pemerintah Mesir! Bahkan tidak itu saja, para mujahidin yang ikhlas ini lalu dijebloskan ke penjara-penjara militer. Bahkan beberapa waktu setelah itu Hasan al Banna, selaku pimpinan Ikhwanul Muslimin menemui syahidnya dalam sebuah peristiwa yang dirancang oleh musuh-musuh Allah.&lt;br /&gt;Dakwah beliau bersifat internasional. Bahkan segera setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, Hasan al Banna segera menyatakan dukungannya. Kontak dengan tokoh ulama Indonesia pun dijalin. Tercatat M. Natsir pernah berpidato didepan rapat Ikhwanul Muslimin. (catatan : M. Natsir di kemudian hari menjadi PM Indonesia ketika RIS berubah kembali menjadi negara kesatuan).Syahidnya Hasan Al-Banna tidak berarti surutnya dakwah beliau. Sudah menjadi kehendak Allah, bahwa kapan pun dan di mana pun dakwah Islam tidak akan pernah berhenti, meskipun musuh-musuh Islam sekuat tenaga berusaha memadamkannya.Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci. (Q. S. Ash-Shaff:&lt;br /&gt;Masa-masa sepeninggal Hasan Al-Banna, adalah masa-masa penuh cobaan untuk umat Islam di Mesir. Banyak murid-murid beliau yang disiksa, dijebloskan ke penjara, bahkan dihukum mati, terutama ketika Mesir di perintah oleh Jamal Abdul Naseer, seorang diktator yang condong ke Sovyet. Banyak pula murid beliau yang terpaksa mengungsi ke luar negeri, bahkan ke Eropa. Pengungsian bagi mereka bukanlah suatu yang disesali. Bagi mereka di mana pun adalah bumi Allah, di mana pun adalah lahan dakwah. Para pengamat mensinyalir, dakwah Islam di Barat tidaklah terlepas dari jerih payah mereka. Demikianlah, siksaan, tekanan, pembunuhan tidak akan memadamkan cahaya Allah. Bahkan semuanya seakan-akan menjadi penyubur dakwah itu sendiri, sehingga dakwah Islam makin tersebar luas.&lt;br /&gt;Di antara karya penerus perjuangan beliau yang terkenal adalah Fi Dzilaalil Qur’an (di bawah lindungan Al-Qur’an) karya Sayyid Quthb. Sebuah kitab tafsir Al-Qur’an yang sangat berbobot di jaman kontemporer ini. Ulama-ulama kita pun menjadikannya sebagai rujukan terjemahan Al-Qur’an dalam Bahasa Indonesia. Di antaranya adalah Al-Qu’an dan Terjemahannya keluaran Depag RI, kemudian Tafsir Al-Azhar karya seorang ulama Indonesia Buya Hamka. Mengenal sosok beliau akanlah terasa komplit apabila kita mengetahui prinsip dan keyakinan beliau.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah prinsip-prinsip yang senantiasa beliau pegang teguh dalam dakwahnya:Saya meyakini: “Sesungguhnya segala urusan bagi Allah. Nabi Muhammad SAW junjungan kita, penutup para Rasul yang diutus untuk seluruh umat manusia. Sesungguhnya hari pembalasan itu haq (akan datang). Al-Qur’an itu Kitabullah. Islam itu perundang-undangan yang lengkap untuk mengatur kehidupan dunia akhirat.”&lt;br /&gt;Saya berjanji: “Akan mengarahkan diri saya sesuai dengan Al-Qur’an dan berpegang teguh dengan sunah suci. Saya akan mempelajari Sirah Nabi dan para sahabat yang mulia.”&lt;br /&gt;Saya meyakini: “Sesungguhnya istiqomah, kemuliaan dan ilmu bagian dari sendi Islam.”&lt;br /&gt;Saya berjanji: “Akan menjadi orang yang istiqomah yang menunaikan ibadah serta menjauhi segala kemunkaran. Menghiasi diri dengan akhlak-akhlak mulia dan meninggalkan akhlak-akhlak yang buruk. Memilih dan membiasakan diri dengan kebiasaan-kebiasaan islami semampu saya. Mengutamakan kekeluargaan dan kasih sayang dalam berhukum dan di pengadilan. Tidak akan pergi ke pengadilan kecuali jika terpaksa, akan selalu mengumandangkan syiar-syiar islam dan bahasanya. Berusaha menyebarkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk seluruh lapisan umat ini.”Saya meyakini: “Seorang muslim dituntut untuk bekerja dan mencari nafkah, di dalam hartanya yang diusahakan itu ada haq dan wajib dikeluarkan untuk orang yang membutuhkan dan orang yang tidak punya.&lt;br /&gt;Saya berjanji: “Akan berusaha untuk penghidupan saya dan berhemat untuk masa depan saya. Akan menunaikan zakat harta dan menyisihkan sebagian dari usaha itu untuk kegiatan-kegiatan kebajikan. Akan menyokong semua proyek ekonomi yang islami, dan bermanfaat serta mengutamakan hasil-hasil produksi dalam negeri dan negara Islam lainnya. Tidak akan melakukan transaksi riba dalam semua urusan dan tidak melibatkan diri dalam kemewahan yang diatas kemampuan saya.”&lt;br /&gt;Saya meyakini: “Seorang muslim bertanggung jawab terhadap keluarganya, diantara kewajibannya menjaga kesehatan, aqidah dan akhlak mereka.”&lt;br /&gt;Saya berjanji: “Akan bekerja untuk itu dengan segala upaya. Akan menyiarkan ajaran-ajaran islam pada seluruh keluarga saya, dengan pelajaran-pelajaran islami. Tidak akan memasukkan anak-anak saya ke sekolah yang tidak dapat menjaga aqidah dan akhlak mereka. Akan menolak seluruh media massa, buletin-buletin dan buku-buku serta tidak berhubungan dengan perkumpulan-perkumpulan yang tidak berorientasi pada ajaran Islam.”&lt;br /&gt;Saya meyakini: “Di antara kewajiban seorang muslim menghidupkan kembali kejayaan Islam dengan membangkitkan bangsanya dan mengembalikan syariatnya, panji-panji islam harus menjadi panutan umat manusia. Tugas seorang muslim mendidik masyarakat dunia menurut prinsip-prinsip Islam.”&lt;br /&gt;Saya berjanji: “Akan bersungguh-sungguh dalam menjalankan risalah ini selama hidupku dan mengorbankan segala yang saya miliki demi terlaksananya misi (risalah) tersebut.”&lt;br /&gt;Saya meyakini: “Bahwa kaum muslim adalah umat yang satu, yang diikat dalam satu aqidah islam, bahwa islam yang memerintahkan pemelukya untuk berbuat baik (ihsan) kepada seluruh manusia.”&lt;br /&gt;Saya berjanji: “Akan mengerahkan segenap upaya untuk menguatkan ikatan persaudaraan antara kaum muslimin dan mengikis perpecahan dan sengketa di antara golongan-golongan mereka.”&lt;br /&gt;Saya meyakini: “Sesungguhnya rahasia kemunduran umat Islam, karena jauhnya mereka dari “dien” (agama) mereka, dan hal yang mendasar dari perbaikan itu adalah kembali kepada pengajaran Islam dan hukum-hukumnya, itu semua mungkin apabila setiap kaum muslimin bekerja untuk itu.”&lt;br /&gt;&lt;/span&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-7588340132407540076?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/7588340132407540076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/hasan-al-banna-mutiara-yang-terdzalimi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/7588340132407540076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/7588340132407540076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/hasan-al-banna-mutiara-yang-terdzalimi.html' title='Hasan Al - Banna Mutiara  Yang Terdzalimi'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-3920115235190152450</id><published>2009-01-20T06:17:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T06:58:20.158-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biografi Tokoh'/><title type='text'>Ibnu Khaldun Sosiolog Islam</title><content type='html'>Sebenarnya, dialah yang patut dikatakan sebagai pendiri ilmu sosial. Ia lahir dan wafat di saat bulan suci Ramadan. Nama lengkapnya adalah Waliuddin Abdurrahman bin Muhammad bin Muhammad bin Abi Bakar Muhammad bin al-Hasan yang kemudian masyhur dengan sebutan Ibnu Khaldun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran-pemikirannya yang cemerlang mampu memberikan pengaruh besar bagi cendekiawan-cendekiawan Barat dan Timur, baik Muslim maupun non-Muslim. Dalam perjalanan hidupnya, Ibnu Khaldun dipenuhi dengan berbagai peristiwa, pengembaraan, dan perubahan dengan sejumlah tugas besar serta jabatan politis, ilmiah dan peradilan. Perlawatannya antara  Maghrib dan&lt;br /&gt;Andalusia, kemudian antara Maghrib dan negara-negara Timur memberikan hikmah yang cukup besar. Ia adalah keturunan dari sahabat Rasulullah saw. bernama Wail bin Hujr dari kabilah Kindah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lelaki yang lahir di Tunisia pada 1 Ramadan 732 H./27 Mei 1332 M. adalah dikenal sebagai sejarawan dan bapak sosiologi Islam yang hafal Alquran sejak usia dini. Sebagai ahli politik Islam, ia pun dikenal sebagai bapak Ekonomi Islam, karena pemikiran-pemikirannya tentang teori ekonomi yang logis dan realistis jauh telah dikemukakannya sebelum Adam Smith (1723-1790) dan David Ricardo (1772-1823) mengemukakan teori-teori ekonominya. Bahkan ketika memasuki usia remaja, tulisan-tulisannya sudah menyebar ke mana-mana. Tulisan-tulisan dan pemikiran Ibnu Khaldun terlahir karena studinya yang sangat dalam, pengamatan terhadap berbagai masyarakat yang dikenalnya dengan ilmu dan pengetahuan yang luas, serta ia hidup di tengah-tengah mereka dalam pengembaraannya yang luas pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu dalam tugas-tugas yang diembannya penuh dengan berbagai peristiwa, baik suka dan duka. Ia pun pernah menduduki jabatan penting di Fes,&lt;br /&gt;Granada, dan Afrika Utara serta pernah menjadi guru besar di Universitas al-Azhar, Kairo yang dibangun oleh dinasti Fathimiyyah. Dari sinilah ia melahirkan karya-karya yang monumental hingga saat ini. Nama dan karyanya harum dan dikenal di berbagai penjuru dunia. Panjang sekali jika kita berbicara tentang biografi Ibnu Khaldun, namun ada tiga periode yang bisa kita ingat kembali dalam perjalan hidup beliau. Periode pertama, masa dimana Ibnu Khaldun menuntut berbagai bidang ilmu pengetahuan. Yakni, ia belajar Alquran, tafsir, hadis, usul fikih, tauhid, fikih madzhab Maliki, ilmu nahwu dan sharaf, ilmu balaghah, fisika dan matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam semua bidang studinya mendapatkan nilai yang sangat memuaskan dari para gurunya. Namun studinya terhenti karena penyakit pes telah melanda selatan Afrika pada tahun 749 H. yang merenggut ribuan nyawa. Ayahnya dan sebagian besar gurunya meninggal dunia. Ia pun berhijrah ke Maroko selanjutnya ke Mesir; Periode kedua, ia terjun dalam dunia politik dan sempat menjabat berbagai posisi penting kenegaraan seperti qadhi al-qudhat (Hakim Tertinggi). Namun, akibat fitnah dari lawan-lawan politiknya, Ibnu Khaldun sempat juga dijebloskan ke dalam penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SETELAH keluar dari penjara, dimulailah periode ketiga kehidupan Ibnu Khaldun, yaitu berkonsentrasi pada bidang penelitian dan penulisan, ia pun melengkapi dan merevisi catatan-catatannya yang telah lama dibuatnya. Seperti kitab al-’ibar (tujuh jilid) yang telah ia revisi dan ditambahnya bab-bab baru di dalamnya, nama kitab ini pun menjadi Kitab al-’Ibar wa Diwanul Mubtada’ awil Khabar fi Ayyamil ‘Arab wal ‘Ajam wal Barbar wa Man ‘Asharahum min Dzawis Sulthan al-Akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab al-i’bar ini pernah diterjemahkan dan diterbitkan oleh De Slane pada tahun 1863, dengan judul Les Prolegomenes d’Ibn Khaldoun. Namun pengaruhnya baru terlihat setelah 27 tahun kemudian. Tepatnya pada tahun 1890, yakni saat pendapat-pendapat Ibnu Khaldun dikaji dan diadaptasi oleh sosiolog-sosiolog German dan&lt;br /&gt;Austria yang memberikan pencerahan bagi para sosiolog modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya-karya lain Ibnu Khaldun yang bernilai sangat tinggi diantaranya, at-Ta’riif bi Ibn Khaldun (sebuah kitab autobiografi, catatan dari kitab sejarahnya); Muqaddimah (pendahuluan atas kitabu al-’ibar yang bercorak sosiologis-historis, dan filosofis); Lubab al-Muhassal fi Ushul ad-Diin (sebuah kitab tentang permasalahan dan pendapat-pendapat teologi, yang merupakan ringkasan dari kitab Muhassal Afkaar al-Mutaqaddimiin wa al-Muta’akh-khiriin karya Imam Fakhruddin ar-Razi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. Bryan S. Turner, guru besar sosiologi di Universitas of&lt;br /&gt;Aberdeen, Scotland dalam artikelnya “The Islamic Review &amp; Arabic Affairs” di tahun 1970-an mengomentari tentang karya-karya Ibnu Khaldun. Ia menyatakan, “Tulisan-tulisan sosial dan sejarah dari Ibnu Khaldun hanya satu-satunya dari tradisi intelektual yang diterima dan diakui di dunia Barat, terutama ahli-ahli sosiologi dalam bahasa Inggris (yang menulis karya-karyanya dalam bahasa Inggris).” Salah satu tulisan yang sangat menonjol dan populer adalah muqaddimah (pendahuluan) yang merupakan buku terpenting tentang ilmu sosial dan masih terus dikaji hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan buku ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Di sini Ibnu Khaldun menganalisis apa yang disebut dengan ‘gejala-gejala sosial’ dengan metoda-metodanya yang masuk akal yang dapat kita lihat bahwa ia menguasai dan memahami akan gejala-gejala sosial tersebut. Pada bab ke dua dan ke tiga, ia berbicara tentang gejala-gejala yang membedakan antara masyarakat primitif dengan masyarakat moderen dan bagaimana sistem pemerintahan dan urusan politik di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab ke dua dan ke empat berbicara tentang gejala-gejala yang berkaitan dengan cara berkumpulnya manusia serta menerangkan pengaruh faktor-faktor dan lingkungan geografis terhadap gejala-gejala ini. Bab ke empat dan ke&lt;br /&gt;lima, menerangkan tentang ekonomi dalam individu, bermasyarakat maupun negara. Sedangkan bab ke enam berbicara tentang paedagogik, ilmu dan pengetahuan serta alat-alatnya. Sungguh mengagumkan sekali sebuah karya di abad ke-14 dengan lengkap menerangkan hal ihwal sosiologi, sejarah, ekonomi, ilmu dan pengetahuan. Ia telah menjelaskan terbentuk dan lenyapnya negara-negara dengan teori sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Khaldun sangat meyakini sekali, bahwa pada dasarnya negera-negara berdiri bergantung pada generasi pertama (pendiri negara) yang memiliki tekad dan kekuatan untuk mendirikan negara. Lalu, disusul oleh generasi ke dua yang menikmati kestabilan dan kemakmuran yang ditinggalkan generasi pertama. Kemudian, akan datang generasi ke tiga yang tumbuh menuju ketenangan, kesenangan, dan terbujuk oleh materi sehingga sedikit demi sedikit bangunan-bangunan spiritual melemah dan negara itu pun hancur, baik akibat kelemahan internal maupun karena serangan musuh-musuh yang kuat dari luar yang selalu mengawasi kelemahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADA beberapa catatan penting dari sini yang dapat kita ambil bahan pelajaran. Bahwa Ibnu Khaldun menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan tidak meremehkan akan sebuah sejarah. Ia adalah seorang peneliti yang tak kenal lelah dengan dasar ilmu dan pengetahuan yang luas. Ia selalu memperhatikan akan komunitas-komunitas masyarakat. Selain seorang pejabat penting, ia pun seorang penulis yang produktif. Ia menghargai akan tulisan-tulisannya yang telah ia buat. Bahkan ketidaksempurnaan dalam tulisannya ia lengkapi dan perbaharui dengan memerlukan waktu dan kesabaran. Sehingga karyanya benar-benar berkualitas, yang di adaptasi oleh situasi dan kondisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pemikiran-pemikirannya yang briliyan Ibnu Khaldun dipandang sebagai peletak dasar ilmu-ilmu sosial dan politik Islam. Dasar pendidikan Alquran yang diterapkan oleh ayahnya menjadikan Ibnu Khaldun mengerti tentang Islam, dan giat mencari ilmu selain ilmu-ilmu keislaman. Sebagai Muslim dan hafidz Alquran, ia menjunjung tinggi akan kehebatan Alquran. Sebagaimana dikatakan olehnya, “Ketahuilah bahwa pendidikan Alquran termasuk syiar agama yang diterima oleh umat Islam di seluruh dunia Islam. Oleh kerena itu pendidikan Alquran dapat meresap ke dalam hati dan memperkuat iman. Dan pengajaran Alquran pun patut diutamakan sebelum mengembangkan ilmu-ilmu yang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, nilai-nilai spiritual sangat di utamakan sekali dalam kajiannya, disamping mengkaji ilmu-ilmu lainnya. Kehancuran suatu negara, masyarakat, atau pun secara individu dapat disebabkan oleh lemahnya nilai-nilai spritual. Pendidikan agama sangatlah penting sekali sebagai dasar untuk menjadikan insan yang beriman dan bertakwa untuk kemaslahatan umat. Itulah kunci keberhasilan&lt;br /&gt;Ibnu Khaldun, ia wafat di Kairo Mesir pada saat bulan suci Ramadan tepatnya pada tanggal 25 Ramadan 808 H./19 Maret 1406 M.***&lt;br /&gt;&lt;/span&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-3920115235190152450?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/3920115235190152450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/ibnu-khaldun-sosiolog-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/3920115235190152450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/3920115235190152450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/ibnu-khaldun-sosiolog-islam.html' title='Ibnu Khaldun Sosiolog Islam'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-7378299647141149868</id><published>2009-01-14T06:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-14T06:42:30.238-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biografi Tokoh'/><title type='text'>David Émile Durkheim yang katanya pencetus sosiolog modern</title><content type='html'>Durkheim dilahirkan di Épinal, Prancis, yang terletak di Lorraine. Ia berasal dari keluarga Yahudi Prancis yang saleh - ayah dan kakeknya adalah Rabi. Hidup Durkheim sendiri sama sekali sekular. Malah kebanyakan dari karyanya dimaksudkan untuk membuktikan bahwa fenomena keagamaan berasal dari faktor-faktor sosial dan bukan ilahi. Namun demikian, latar belakang Yahudinya membentuk sosiologinya - banyak mahasiswa dan rekan kerjanya adalah sesama Yahudi, dan seringkali masih berhubungan darah dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durkheim adalah mahasiswa yang cepat matang. Ia masuk ke École Normale Supérieure pada 1879. Angkatannya adalah salah satu yang paling cemerlang pada abad ke-19 dan banyak teman sekelasnya, seperti Jean Jaurès dan Henri Bergson kemudian menjadi tokoh besar dalam&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;kehidupan intelektual Prancis. Di ENS Durkheim belajar di bawah Fustel de Coulanges, seorang pakar ilmu klasik, yang berpandangan ilmiah sosial. Pada saat yang sama, ia membaca karya-karya Auguste Comte dan Herbert Spencer. Jadi, Durkheim tertarik dengan pendekatan ilmiah terhadap masyarakat sejak awal kariernya. Ini adalah konflik pertama dari banyak konflik lainnya dengan sistem akademik Prancis, yang tidak mempunyai kurikulum ilmu sosial pada saat itu. Durkheim merasa ilmu-ilmu kemanusiaan tidak menarik. Ia lulus dengan peringkat kedua terakhir dalam angkatannya ketika ia menempuh ujian agrégation – syarat untuk posisi mengajar dalam pengajaran umum – dalam ilmu filsafat pada 1882.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minat Durkheim dalam fenomena sosial juga didorong oleh politik. Kekalahan Prancis dalam Perang Prancis-Prusia telah memberikan pukulan terhadap pemerintahan republikan yang sekular. Banyak orang menganggap pendekatan Katolik, dan sangat nasionalistik sebagai jalan satu-satunya untuk menghidupkan kembali kekuasaan Prancis yang memudar di daratan Eropa. Durkheim, seorang Yahudi dan sosialis, berada dalam posisi minoritas secara politik, suatu situasi yang membakarnya secara politik. Peristiwa Dreyfus pada 1894 hanya memperkuat sikapnya sebagai seorang aktivis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang berpandangan seperti Durkheim tidak mungkin memperoleh pengangkatan akademik yang penting di Paris, dan karena itu setelah belajar sosiologi selama setahun di Jerman, ia pergi ke Bordeaux pada 1887, yang saat itu baru saja membuka pusat pendidikan guru yang pertama di Prancis. Di sana ia mengajar pedagogi dan ilmu-ilmu sosial (suatu posisi baru di Prancis). Dari posisi ini Durkheim memperbarui sistem sekolah Prancis dan memperkenalkan studi ilmu-ilmu sosial dalam kurikulumnya. Kembali, kecenderungannya untuk mereduksi moralitas dan agama ke dalam fakta sosial semata-mata membuat ia banyak dikritik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1890-an adalah masa kreatif Durkheim. Pada 1893 ia menerbitkan “Pembagian Kerja dalam Masyarakat”, pernyataan dasariahnya tentang hakikat masyarakat manusia dan perkembangannya. Pada 1895 ia menerbitkan “Aturan-aturan Metode Sosiologis”, sebuah manifesto yang menyatakan apakah sosiologi itu dan bagaimana ia harus dilakukan. Ia pun mendirikan Jurusan Sosiologi pertama di Eropa di Universitas Bourdeaux. Pada 1896 ia menerbitkan jurnal L'Année Sociologique untuk menerbitkan dan mempublikasikan tulisan-tulisan dari kelompok yang kian bertambah dari mahasiswa dan rekan (ini adalah sebutan yang digunakan untuk kelompok mahasiswa yang mengembangkan program sosiologinya). Dan akhirnya, pada 1897, ia menerbitkan “Bunuh Diri”, sebuah studi kasus yang memberikan contoh tentang bagaimana bentuk sebuah monograf sosiologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1902 Durkheim akhirnya mencapai tujuannya untuk memperoleh kedudukan terhormat di Paris ketika ia menjadi profesor di Sorbonne. Karena universitas-universitas Prancis secara teknis adalah lembaga-lembaga untuk mendidik guru-guru untuk sekolah menengah, posisi ini memberikan Durkheim pengaruh yang cukup besar – kuliah-kuliahnya wajib diambil oleh seluruh mahasiswa. Apapun pendapat orang, pada masa setelah Peristiwa Dreyfus, untuk mendapatkan pengangkatan politik, Durkheim memperkuat kekuasaan kelembagaannya pada 1912 ketika ia secara permanen diberikan kursi dan mengubah namanya menjadi kursi pendidikan dan sosiologi. Pada tahun itu pula ia menerbitkan karya besarnya yang terakhir “Bentuk-bentuk Elementer dari Kehidupan Keagamaan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Dunia I mengakibatkan pengaruh yang tragis terhadap hidup Durkheim. Pandangan kiri Durkheim selalu patriotik dan bukan internasionalis – ia mengusahakan bentuk kehidupan Prancis yang sekular, rasional. Tetapi datangnya perang dan propaganda nasionalis yang tidak terhindari yang muncul sesudah itu membuatnya sulit untuk mempertahankan posisinya. Sementara Durkheim giat mendukung negarainya dalam perang, rasa enggannya untuk tunduk kepada semangat nasionalis yang sederhana (ditambah dengan latar belakang Yahudinya) membuat ia sasaran yang wajar dari golongan kanan Prancis yang kini berkembang. Yang lebih parah lagi, generasi mahasiswa yang telah dididik Durkheim kini dikenai wajib militer, dan banyak dari mereka yang tewas ketika Prancis bertahan mati-matian. Akhirnya, René, anak laki-laki Durkheim sendiri tewas dalam perang – sebuah pukulan mental yang tidak pernah teratasi oleh Durkheim. Selain sangat terpukul emosinya, Durkheim juga terlalu lelah bekerja, sehingga akhirnya ia terkena serangan lumpuh dan meninggal pada 1917.&lt;br /&gt;&lt;/span&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-7378299647141149868?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/7378299647141149868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/david-mile-durkheim-yang-katanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/7378299647141149868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/7378299647141149868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/david-mile-durkheim-yang-katanya.html' title='David Émile Durkheim yang katanya pencetus sosiolog modern'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-1404789710870024102</id><published>2009-01-08T19:53:00.000-08:00</published><updated>2009-01-14T06:42:30.238-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biografi Tokoh'/><title type='text'>Sayyid Qutb, Tokoh Intelektual Sejati</title><content type='html'>Tokoh Kita kali ini seorang ilmuwan, sastrawan sekaligus pemikir dari Mesir. Sayyid Qutb namanya. Ia lahir di daerah Asyut, Mesir tahun 1906, di sebuah desa dengan tradisi agama yang kental. Dengan tradisi yang seperti itu, maka tak heran jika Qutb kecil menjadi seorang anak yang pandai dalam ilmu agama. Tak hanya itu, saat usianya masih belia, ia sudah hafal Qur'an. Bakat dan kepandaian menyerap ilmu yang besar itu tak disia-siakan terutama oleh kedua orang tua Qutb. Berbekal persedian dan harta yang sangat terbatas, karena memang ia terlahir dalam keluarga sederhana, Qutb di kirim ke Halwan. Sebuah daerah pinggiran ibukota Mesir, Cairo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan yang diperolehnya untuk lebih berkembang di luar kota asal tak disia-siakan oleh Qutb. Se&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;mangat dan kemampuan belajar yang tinggi ia tunjukkan pada kedua orang tuanya. Sebagai buktinya, ia berhasil masuk pada perguruan tinggi Tajhisziyah Dar al Ulum, sekarang Universitas Cairo. Kala itu, tak sembarang orang bisa meraih pendidikan tinggi di tanah Mesir, dan Qutb beruntung menjadi salah satunya. Tentunya dengan kerja keras dan belajar. Tahun 1933, Qutb mendapat menyabet gelar Sarjana Pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah itu ia diterima bekerja sebagai pengawas pendidikan di Departemen Pendidikan Mesir. Selama bekerja, Qutb menunjukkan kualitas dan hasil yang luar biasa, sehingga ia dikirim ke Amerika untuk menuntut ilmu lebih tinggi dari sebelumnya.Qutb memanfaatkan betul waktunya ketika berada di Amerika, tak tanggung-tanggung ia menuntut ilmu di tiga perguruan tinggi di negeri Paman Sam itu. Wilson's Teacher's College, di Washington ia jelajahi, Greeley College di Colorado ia timba ilmunya, juga Stanford University di California tak ketinggalan diselami pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti keranjingan ilmu, tak puas dengan yang ditemuinya ia berkelana ke berbagai negara di Eropa. Itali, Inggris dan Swiss dan berbagai negara lain dikunjunginya. Tapi itupun tak menyiram dahaganya. Studi di banyak tempat yang dilakukannya memberi satu kesimpulan pada Sayyid Qutb. Hukum dan ilmu Allah saja muaranya. Selama ia mengembara, banyak problem yang ditemuinya di beberapa negara. Secara garis besar Sayyid Qutb menarik kesimpulan, bahwa problem yang ada ditimbulkan oleh dunia yang semakin matre dan jauh dari nilai-nilai agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, setelah lama mengembara, Sayyid Qutb kembali lagi ke asalnya. Bak pepatah, sejauh-jauh bangau terbang, pasti akan pulang ke kandang. Ia merasa, bahwa Qur'an sudah sejak lama mampu menjawab semua pertanyaan yang ada. Ia kembali ke Mesir dan bergabung dengan kelompok pergerakan Ihkawanul Muslimin. Di sanalah Sayyid Qutb benar-benar mengaktualisasikan dirinya. Dengan kapasitas dan ilmunya, tak lama namanya meroket dalam pergerakan itu. Tapi pada tahun 1951, pemerintahan Mesir mengeluarkan larangan dan pembubaran Ikhwanul Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Sayyid Qutb menjabat sebagai anggota panitia pelaksana program dan ketua lembaga dakwah. Selain dikenal sebagai tokoh pergerakan , Qutb juga dikenal sebagai seorang penulis dan kritikus sastra. Kalau di Indonesia semacam H.B. Jassin lah. Banyak karyanya yang telah dibukukan. Ia menulis tentang banyak hal, mulai dari sastra, politik sampai keagamaan. Empat tahun kemudian, tepatnya Juli 1954, Sayyid menjabat sebagai pemimpin redaksi harian Ikhwanul Muslimin. Tapi harian tersebut tak berumur lama, hanya dua bulan, karena dilarang beredar oleh pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lain dan tak bukan sebabnya adalah sikap keras, pemimpin redaksi, Sayyid Qutb yang mengkritik keras Presiden Mesir kala itu, Kolonel Gamal Abdel Naseer. Saat itu Sayyid Qutb mengkritik perjanjian yang disepakati antara pemerintahan Mesir dan negara Inggris. Tepatnya 7 Juli 1954. Sejak saat itu, kekejaman penguasa bertubi-tubi diterimanya. Setelah melalui proses yang panjang dan rekayasa, Mei 1955, Sayyid Qutb ditahan dan dipenjara dengan alasan hendak menggulingkan pemerintahan yang sah. Tiga bulan kemudian, hukuman yang lebih berat diterimanya, yakni harus bekerja paksa di kamp-kamp penampungan selama 15 tahun lamanya. Berpindah-pindah penjara, begitulah yang diterima Sayyid Qutb dari pemerintahnya kala itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu terus di alaminya sampai pertengahan 1964, saat presiden Irak kala itu melawat ke Mesir. Abdul Salam Arief, sang presiden Irak, memminta pada pemerintahan Mesir untuk membebaskan Sayyid Qutb tanpa tuntutan. Tapi ternyata kehidupan bebas tanpa dinding pembatas tak lama dinikmatinya. Setahun kemudian, pemerintah kembali menahannya tanpa alasan yang jelas. Kali ini justru lebih pedih lagi, Sayyid Qutb tak hanya sendiri. Tiga saudaranya dipaksa ikut serta dalam penahanan ini. Muhammad Qutb, Hamidah dan Aminah, serta 20.000 rakyat Mesir lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasannya seperti semua, menuduh Ikhwanul Muslimin membuat gerakan yang berusaha menggulingkan dan membunuh Presiden Naseer. Ternyata, berjuang dan menjadi orang baik butuh pengorbanan. Tak semua niat baik dapat diterima dengan lapang dada. Hukuman yang diterima kali ini pun lebih berat dari semua hukuman yang pernah diterima Sayyid Qutb sebelumnya. Ia dan dua orang kawan seperjuangannya dijatuhi hukuman mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski berbagai kalangan dari dunia internasional telah mengecam Mesir atas hukuman tersebut, Mesir tetap saja bersikukuh seperti batu. Tepat pada tanggal 29 Agustus 1969, ia syahid di depan algojo-algojo pembunuhnya. Sebelum ia menghadapi ekskusinya dengan gagah berani, Sayyid Qutb sempat menuliskan corat-coret sederhana, tentang pertanyaan dan pembelaannya. Kini corat-coret itu telah menjadi buku berjudul, "MENGAPA SAYA DIHUKUM MATI."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pertanyaan yang tak pernah bisa dijawab oleh pemerintahan Mesir kala itu. Semoga Allah memberikan tempat yang mulia di sisi-Nya.&lt;br /&gt;Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIKAM:&lt;br /&gt;Studi di banyak tempat yang dilakukannya, seperti Wilson's Teacher's College, di Washington, Greeley College di Colorado, Stanford University di California, Eropa. Itali, Inggris dan Swiss dan berbagai negara lain dikunjunginya, tapi itu tak menyiram dahaganya. Akhirnya satu kesimpulan yang diperolehnya: HUKUM DAN ILMU ALLAH SAJA MUARANYA.Selama ia mengembara, banyak problem yang ditemuinya di beberapa negara. Secara garis besar Sayyid Qutb menarik kesimpulan, bahwa problem yang ada ditimbulkan oleh dunia yang semakin matre dan jauh dari nilai-nilai agama. Tanggal 29 Agustus 1969, beliau syahid. Memang, berjuang dan menjadi orang baik butuh pengorbanan. Tak semua niat baik dapat diterima dengan lapang dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Milis &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-1404789710870024102?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/1404789710870024102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/tokoh-kita-kali-ini-seorang-ilmuwan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/1404789710870024102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/1404789710870024102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/tokoh-kita-kali-ini-seorang-ilmuwan.html' title='Sayyid Qutb, Tokoh Intelektual Sejati'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-1506847599480143538</id><published>2009-01-08T18:20:00.000-08:00</published><updated>2009-01-08T18:33:36.884-08:00</updated><title type='text'>Lunturnya Idealisme Mahasiswa</title><content type='html'>DUNIA mahasiswa adalah dunia idealis dan dunia imajinasi kreatif yang mencoba membuat tataran sosial politik yang ideal. Mahasiswa adalah bagian dari masyarakat yang mempunyai akses lebih terhadap pendidikan dan menjadi kelompok elit dari suatu masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan elitisme dan pendidikan mahasiswa menjadi harapan bagi masyarakat untuk dapat mengadvokasi dan memberi perubahan terhadap kehidupan.  Maka tak jarang sebutan agent of change  selalu disematkan di pundak para mahasiswa.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Idealisme mahasiswa seringkali luntur ketika harus berhadapan dengan realitas yang ada, termasuk dalam hal korupsi. Begitu banyak mahasiswa yang berdemo dengan mengecam dan  memaki para koruptor dengan suara yang berapi-api. Seakan-akan mereka menjadi seorang algojo yang siap mengeksekusi para koruptor yang kenyang dengan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun praktik korupsi di dunia mahasiswa sendiri sudah tidak bisa dimungkiri. Mulai dari hal kecil seperti menyontek, titip absen hingga penggelapan uang mahasiswa baru. Menyontek dan titip absen merupakan hal yang fundamental dari praktik korupsi karena pada intinya korupsi adalah bohong dan merugikan orang lain. Dengan menyontek atau titip absen berarti kita telah berbohong kepada dosen, teman, dan merugikan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika musim penerimaan mahasiswa baru, dengan dalih mengadakan Malam Keakraban atau sejenisnya, mahasiswa baru ditarik iuran untuk membiayai acara tersebut. Iuran yang terkumpul justru dimanfaatkan oleh mahasiswa senior.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus-kasus korupsi di kalangan mahasiswa merupakan bukti bahwa status mahasiswa sebagai agent of change mulai luntur. Oleh karena itu, marilah kita sebagai mahasiswa selalu menjaga idealisme dan konsisten terhadap perlawanan terhadap ketidakadilan. Perlawanan itu harus kita mulai dari diri kita sendiri. Mulai dari lingkungan kampus, mahasiswa, dosen dan karyawan. (78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-1506847599480143538?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/1506847599480143538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/dunia-mahasiswa-adalah-dunia-idealis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/1506847599480143538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/1506847599480143538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/dunia-mahasiswa-adalah-dunia-idealis.html' title='Lunturnya Idealisme Mahasiswa'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-2737278141964043735</id><published>2009-01-03T08:32:00.000-08:00</published><updated>2009-01-03T08:37:29.921-08:00</updated><title type='text'>Bersatu Melawan Israel</title><content type='html'>“Umat Islam harus bersatu melawan Israel, Dunia harus bersatu. Hamas dan Fatah harus bersatu melawan Israel. Jika tidak bersatu tidak akan pernah menang.” Ujar Tifatul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta memutih. Sesuai janji Presiden PKS di depan kedubes AS pada hari rabu lalu, PKS mengerahkan massa lebih besar hari ini (2/01/09).  Sekitar dua ratus ribu kader dan simpatisan PKS menyemut menuju Bunderan HI sejak Jumat pagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi ini adalah sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina yang hingga hari ini, belum terlihat adanya petanda dari Israel untuk mengakhiri serangan brutalnya ke Jalur Gaza. Bahkan aksi mereka semakin menjadi. Masjid dan rumah sakit pun tidak luput dari serangan bom Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita bisa melihat bahwa status Israel atas palestina adalah penjajahan yang sangat mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Jelas sudah bahwa Israel adalah teroris sesungguhnya. Mereka mencaplok tanah palestina dan membunuh orang seenaknya. Kita teringat pada ulama Palestina Syaikh Ahmad Yasin yang dibunuh saat pulang sholat subuh. Dulu beliau ditembak dengan senjata helikopter apache. Dan ketika itu, dunia tetap bungkam melihat kekejaman Israel.” Papar Presiden PKS, Tifatul Sembiring.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tifatul juga menggambarkan bagaimana Israel telah memecah belah rakyat Palestina. Mengadu domba antara Hamas dengan Fatah. Israel juga tidak malu dan ragu sedikitpun memblokade Gaza bertahun tahun, menyetop aliran listrik, air, dan bahan bakar.  Lebih dari itu, Israel bahkan menutup arus bantuan kemanusiaan dan pintu perbatasan serta mengurung Gaza dari dunia luar dengan tembok pemisah. Tetapi pejuang palestina tidak mau menyerah. Israel frustasi dan menjatuhkan bom ke Gaza. 390 orang meninggal dan 1400 orang terluka (sumber Aljazeera)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Umat Islam harus bersatu melawan Israel, Dunia harus bersatu. Hamas dan Fatah harus bersatu melawan Israel. Jika tidak bersatu tidak akan pernah menang.” Ujar Tifatul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tifatul juga mempertanyakan sikap presiden AS, “Bush, apa alasanmu mendukung Israel atas pembantaian penduduk sipil?”. Kepada presiden terpilih AS, Barack Hussein Obama, Tifatul menyeru agar Obama berani mengubah sikap Amerika dengan tidak lagi mendukung Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk solidaritas dan dukungan, massa PKS juga melakukan penggalangan dana untuk bantuan atas rakyat Pelestina. PKS kembali menggalang program one men one dollar for Palestine. Bagi pengendara bermotor yang akan melintas jalan Thamrin dan hendak berkontribusi mendukung rakyat palestina dengan bantuan dana, PKS menyediakan kotak sumbangan. Seluruh bantuan dan yang terkumpul akan disalurkan melalui Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi masyarakat yang hendak mengirimkan bantuan melalui bank, dapat mengirimkan pada rekening KNRP di BCA BCA Jatinegara Barat. No Rek. 7600325099 a.n. Komnas untuk Rakyat Palestina.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-2737278141964043735?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/2737278141964043735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/umat-islam-harus-bersatu-melawan-israel.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/2737278141964043735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/2737278141964043735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/umat-islam-harus-bersatu-melawan-israel.html' title='Bersatu Melawan Israel'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-6849068561987077987</id><published>2009-01-03T08:30:00.000-08:00</published><updated>2009-01-03T08:31:43.410-08:00</updated><title type='text'>Tantangan Kepemimpinan Muda</title><content type='html'>Wacana kepemimpinan oleh kaum muda terus berembus kencang. "Saatnya kaum&lt;br /&gt;muda memimpin" bergerak menjadi narasi besar pada tahun ini. Gaungnya makin&lt;br /&gt;membumi tatkala Pemilu 2009 makin di depan mata. Kepemimpinan kaum muda&lt;br /&gt;menjadi sesuatu yang dirindukan kehadirannya. Lahir dari keresahan akan&lt;br /&gt;hegemoni kaum tua dalam lingkaran kepemimpinan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasrat itu kian menguat manakala menyaksikan kegagalan kaum tua dalam menata&lt;br /&gt;dan memberdayakan bangsa ini&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kaum tua dianggap telah membawa bangsa ini&lt;br /&gt;menuju jurang kehancuran yang kian dalam. Kepemimpinan kaum muda pun&lt;br /&gt;disodorkan sebagai solusi karena kaum muda dianggap memiliki kompetensi,&lt;br /&gt;integritas, kapabilitas, kreativitas, progresivitas, dan idealisme.&lt;br /&gt;Keterbebasan kaum muda dari dosa masa lalu melahirkan harapan adanya&lt;br /&gt;komitmen moral untuk membangun bangsa ini secara lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Muda di Pentas Dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum 'demam Obama' melanda dunia, kita sudah disuguhkan para pemimpin&lt;br /&gt;baru di pentas politik dunia yang memimpin negaranya sebelum mencapai usia&lt;br /&gt;50 tahun. Dari Amerika Latin muncul Evo Morales, Presiden Bolivia yang&lt;br /&gt;berusia 49 tahun. Mahmoud Ahmadinejad terpilih menjadi Presiden Iran pada&lt;br /&gt;usia 49 tahun. Barack H. Obama yang sempat sekolah di sebuah sekolah dasar&lt;br /&gt;negeri di Menteng, Jakarta Pusat, kini dalam usianya yang ke 47 tahun,&lt;br /&gt;menjadi calon kuat presiden Amerika Serikat. Mereka bukan sekedar mengisi&lt;br /&gt;sejarah kepemimpinan negaranya, tetapi menjadi idola baru, simbol perlawanan&lt;br /&gt;dan juga harapan bangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendala Kaum Muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kepemimpinan kaum muda tentu saja bukan sesuatu yang mudah diraih.&lt;br /&gt;Terlebih sistem rekruitmen politik dan kepemimpinan nasional saat ini tidak&lt;br /&gt;cukup leluasa memberi ruang bagi kaum muda. Kaum muda Indonesia harus mampu&lt;br /&gt;menjawab tantangannya sendiri. Terdapat sejumlah kendala yang bisa&lt;br /&gt;menghadang kaum muda untuk tampil dan berperan dalam pentas politik Tanah&lt;br /&gt;Air. Pertama faktor pengalaman. Umumnya kaum muda bisa dibilang miskin&lt;br /&gt;pengalaman dalam "memikat" hati rakyat. Seseorang bisa tampil di panggung&lt;br /&gt;utama politik jika dipilih oleh rakyat. Oleh karena itu kemampuan "memikat"&lt;br /&gt;hati rakyat menjadi sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Statistik hasil pemilihan kepala daerah membuktikan kaum tua masih cukup&lt;br /&gt;dominan memenangi pilkada. Masyarakat belum yakin dengan kepemimpinan kaum&lt;br /&gt;muda karena belum cukup informasi dan bukti tentang kemampuan kaum muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, faktor "perlawanan" kaum tua yang masih memegang kuat hasrat&lt;br /&gt;kekuasaan mereka. Sudah pasti ini akan menghambat laju kaum muda menuju&lt;br /&gt;pentas utama politik baik di pusat maupun daerah. Ini dibuktikan dengan&lt;br /&gt;sering tenggelamnya isu kepemimpinan kaum muda dengan dalih tidak ada&lt;br /&gt;ketentuan perundangan soal usia pemimpin. Isu pemimpin muda juga sering&lt;br /&gt;ditekan dengan alasan kaum muda belum terbukti berhasil dalam kepemimpinan.&lt;br /&gt;Dari sudut sistem politik, sinyalemen itu bisa dibuktikan dengan membedah&lt;br /&gt;sistem dan mekanisme partai politik yang dirancang sedemikian sehingga sulit&lt;br /&gt;bagi kaum muda untuk menggeser posisi kaum tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor ketiga adalah tantangan "mengendalikan" birokrasi manakala kaum muda&lt;br /&gt;sudah berhasil menggenggam kekuasaan. Kita bisa belajar dari kepemimpinan&lt;br /&gt;Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (Hade) di Jawa Barat. Dibutuhkan waktu lebih dari&lt;br /&gt;100 hari pemerintahan mereka untuk melakukan reformasi birokrasi. Ini tak&lt;br /&gt;lepas dari fakta bahwa lebih dari 90 persen level kepemimpinan di birokrasi&lt;br /&gt;adalah kaum tua yang banyak terkait persoalan masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagasan Perubahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian meski menghadapi aneka tantangan di atas, kaum muda harus&lt;br /&gt;terus maju karena bangsa ini membutuhkan pemimpin baru yang memiliki&lt;br /&gt;semangat, idealisme, integritas, dan terutama komitmen moral untuk membangun&lt;br /&gt;bangsa. Kaum muda harus aktif memberi pencerahan politik sehingga masyarakat&lt;br /&gt;terlibat dalam arus revolusi kepemimpinan di bilik-bilik suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai langkah awal kaum muda harus memberi bukti kepada rakyat bahwa kaum&lt;br /&gt;muda membawa perubahan bangsa. Kita dapat belajar dari Barack Obama yang&lt;br /&gt;mampu memikat hati masyarakat AS, bahkan masyarakat dunia melalui&lt;br /&gt;penyampaian visi dan gagasan pembangunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kaum muda harus mulai membangun citra, menunjukkan potensi diri,&lt;br /&gt;berupaya meraih simpati rakyat, sehingga rakyat memilihnya sebagai wakil&lt;br /&gt;rakyat dan pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum muda juga perlu menggalang kekuatan dan solidaritas di antara sesama&lt;br /&gt;pemuda untuk membenahi rekruitmen politik. Saat ini solidaritas di kalangan&lt;br /&gt;aktivis pemuda masih terbelah dalam isu dan kepentingan sektoral. Kaum muda&lt;br /&gt;belum satu kata dalam menggalang visi kepemimpinan kaum muda di Indonesia.&lt;br /&gt;Di tengah itu semua, ada juga kabar menggembirakan dengan masuknya para&lt;br /&gt;aktivis muda ke ruang publik melalui partai politik. Boleh jadi ini jalan&lt;br /&gt;pintas untuk menampilkan kepemimpinan kaum muda. Namun ke depan masalah&lt;br /&gt;rekruitmen politik harus menjadi agenda besar kaum muda. Rekrutmen politik&lt;br /&gt;menjadi sangat penting karena merupakan indikator yang sensitif dalam&lt;br /&gt;melihat nilai-nilai dan distribusi pengaruh politik dalam sebuah masyarakat&lt;br /&gt;politik. Memperbaiki rekrutmen politik berarti memuluskan jalan kaum muda&lt;br /&gt;menuju pentas politik nasional. Kini saatnya bagi kaum muda untuk&lt;br /&gt;merealisasikan gagasan perubahan menuju Indonesia yang lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-6849068561987077987?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/6849068561987077987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/tantangan-kepemimpinan-muda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/6849068561987077987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/6849068561987077987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/tantangan-kepemimpinan-muda.html' title='Tantangan Kepemimpinan Muda'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4590864881486606153.post-5790577057538603169</id><published>2009-01-03T08:26:00.000-08:00</published><updated>2009-01-03T08:28:41.597-08:00</updated><title type='text'>Menjadi Mahasiswa Sebenarnya</title><content type='html'>Oleh : Yuniar K&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa, menurut kamus besar bahasa Indonesia berarti siswa atau siswi yang belajar di perguruan tinggi. Belajar di sini memiliki beragam arti, dapat diartikan kuliah, berorganisasi, berinteraksi, dan sebagainya. Mahasiswa adalah pemuda yang dapat merubah dunia dengan segala semangat dan tekadnya begitulah kiranya Ir. Soekarno berkata. Maha berarti tinggi dan siswa berarti orang terpelajar, sehingga tidak salah kalau masyarakat berharap banyak akan kontribusinya kepada negara dan warganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih terekam dalam ingatan kita bagaimana spirit and power mahasiswa era&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;98 menggulingkan pemerintah diktator “orde baru” yang selama 32 tahun berkuasa berhasil dihancurkan oleh spirit and power dari mahasiswa tersebut. Sehingga demokrasi yang kita enyam saat ini tidak lepas dari jasa – jasa para mahasiswa. Namun sekarang ini, mahasiswa yang katanya merupakan kaum intelektual yang mempunyai pemikiran kritis, analisa tajam, serta dieluka-elukan untuk meneruskan perjuangan itu, seakan-akan kehilangan rohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilangnnya semangat dan tekad perjuangan menyebabkan lumpuhnya pergerakan mahasiswa sekarang ini. Idealisme-idealisme mahasiswa yang dulu pernah menjadi icon pergerakan kini menjadi isapan jempol belaka yang nihil implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Seakan – akan ideologi pergerakan mahasiswa saat ini hanya menjadi bumbu pemanis saja bagi jalannya pergerakan mahasiswa dikampus. Kampus yang dianggap sebagai pusat peradaban kaum intelektual pun yang penuh dengan suasana keilmiahan mahasiswa seakan mulai memudar dari kehidupan mahasiswa saat ini. Dan hanya beberapa saja yang bertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampus yang saya amati sekarang ini adalah kampus yang cenderung berbudaya hedonisme.Budaya yang jauh dari ilmiah dan kesederhanaan. Budaya yang jauh dari konsekwensi – konsekwensi ideologis yang dipegang . Walaupun tidak semuanya begitu. Kita bisa melihat kampus sekarang ini tidak ubahnya seperti ajang fashion show bagi mahasiswanya. Mereka berlomba-lomba untuk memamerkan busana yang paling up to date, yang paling ngetrend, dandanan yang funky, atau dandanan yang mereka sebut gaul. Lebih parah lagi di diskotik – diskotik yang berada di kota- kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Jogjakarta bahkan Semarang pun para pengunjung yang memadatinya adalah mahasiswa. Sehingga tak jarang mahasiswa dijadikan objek oleh pengusaha diskotik dengan program ladies night, adholic atau program sejenisnya. Selain itu Mahasiswa yang disebut sebagai directur of change sekarang telah mengalami krisismoralitas. Hal yang paling sederhana misalnya kebiasaan titip absen dalam perkuliahan. Kelihatannya hal ini sepele, namun dampaknya luar biasa. Berawal dari kebiasaan ini nantinya akan berubah menjadi suatu kebutuhan. Kebiasaan negative seperti itu, akan terbawa hingga ketika mahasiswa menjadi “orang”. Bukan titip absent lagi tentunya, tetapi titip saudara atau temannya untuk bisa diterima oleh suatu instansi. Dengan demikian berarti mahasiswa telah terjerembab dalam kubangan KKN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Mahasiswa sekarang adalah mahasiswa yang lebih tertarik untuk mendiskusikan tentang hal-hal remeh seperti gosip terhangat, artis favorit, film terbaru dibandingkan berdiskusi mengenai mata kuliah, isu-isu politik, permasalahan bangsa dan hal lain yang sifatnya ilmiah dan menuju arah kemajuan bangsa. Sedikit mahasiswa yang berminat untuk mengikuti LKTM (Lomba Karya Tulis Ilmiah) atau Diskusi kebangsaan dan seminar. Mereka lebih suka menonton konser musik daripada mengikuti seminar. Bahkan mereka rela meninggalkan kuliah demi untuk nonton grup band kesayangannya manggung. Jika demikian, masih banggakah kita disebut mahasiswa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya kita kembali menjadi mahasiswa sebenarnya. Mahasiswa yang memiliki spirit and power untuk menuju bangsa yang lebih bermartabat. Mahasiswa yang tidak mudah untuk terprovokasi oleh bualan busuk adu domba. Saatnya mahasiswa kembali pada hakikatnya. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4590864881486606153-5790577057538603169?l=coretanpojok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://coretanpojok.blogspot.com/feeds/5790577057538603169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/menjadi-mahasiswa-sebenarnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/5790577057538603169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4590864881486606153/posts/default/5790577057538603169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://coretanpojok.blogspot.com/2009/01/menjadi-mahasiswa-sebenarnya.html' title='Menjadi Mahasiswa Sebenarnya'/><author><name>Yuniar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01627874374442261764</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_envyijBxm64/SWcjYNlTyzI/AAAAAAAAACc/de9SWq6oMk4/S220/yuniar+photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
